Materi Ajar, 07 September 2026
Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
Mapel: Bahasa Indonesia
Hari/ Tanggal: Senin / 07 September 2026
Materi: Menyimak Cerita Pengalaman Diri
Pertemuan ke: 4
💫Apersepsi
Bismillahirrahmanirrahim.
Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
- Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
💫CP:
Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar;mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar
💫TP:
Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.
Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat secara sadar memperhatikan dan mengenali cara bertanya, menjawab, serta menanggapi komentar orang lain dengan baik dan santun dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.
Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat memahami dan mengaitkan penggunaan kalimat tanya, jawaban, dan tanggapan yang santun dengan pengalaman sehari-hari, baik saat berbicara dengan teman, pendidik, maupun anggota keluarga.
Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.
💫ATP
Peserta didik mampu menyimak cerita sederhana tentang pengalaman diri dan mengenali informasi penting dari cerita yang didengar.
Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning
Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test
Menyimak Cerita Pengalaman Diri
Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan baik dan penuh perhatian untuk memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain.
1. Apa Itu Cerita Pengalaman Diri?
Cerita pengalaman diri adalah cerita tentang kejadian yang pernah kita alami sendiri. Pengalaman dapat berupa pengalaman yang menyenangkan, sedih, lucu, atau menarik.
Contoh:
“Kemarin saya pergi ke taman bersama ibu. Saya bermain ayunan dan melihat banyak bunga. Saya merasa sangat senang.”
2. Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyimak
Ketika mendengarkan cerita, kita harus:
- 👂 Mendengarkan dengan baik.
- 👀 Memperhatikan orang yang sedang bercerita.
- 🤫 Tidak berbicara ketika orang lain sedang bercerita.
- 🧠 Mengingat informasi penting dari cerita.
- 🙋 Bertanya jika ada bagian yang belum dipahami.
3. Informasi Penting dalam Cerita
Saat menyimak cerita pengalaman, kita dapat mencari informasi:
| Pertanyaan | Yang Dicari |
|---|---|
| Siapa? | Orang yang mengalami kejadian |
| Apa? | Kegiatan atau kejadian yang terjadi |
| Di mana? | Tempat kejadian |
| Kapan? | Waktu kejadian |
| Bagaimana? | Keadaan atau perasaan saat mengalami kejadian |
4. Urutan Cerita Pengalaman
Cerita pengalaman biasanya memiliki urutan:
- Awal – menceritakan kapan dan di mana pengalaman terjadi.
- Tengah – menceritakan kejadian atau kegiatan yang dilakukan.
- Akhir – menceritakan hasil atau perasaan setelah mengalami kejadian.
5. Contoh Cerita
Pengalaman Pergi ke Kebun Binatang
“Hari Minggu saya pergi ke kebun binatang bersama ayah dan ibu. Saya melihat gajah, monyet, dan burung. Saya sangat senang melihat berbagai macam hewan. Setelah itu, kami pulang ke rumah.”
Informasi dari cerita:
- Siapa: saya, ayah, dan ibu.
- Kapan: hari Minggu.
- Di mana: kebun binatang.
- Apa: melihat berbagai macam hewan.
- Perasaan: senang.
Hari Minggu, Rina pergi ke taman bersama ayah dan ibu.
Di taman, Rina bermain ayunan. Rina juga melihat bunga-bunga yang indah. Setelah bermain, Rina dan keluarganya makan bekal bersama. Rina merasa sangat senang.
Soal!
- Siapa yang pergi ke taman?....
- Kapan Rina pergi ke taman?....
- Apa yang dilakukan rina di taman?....
- Rina pergi ke taman bersama?....
- Bagaima perasaan Rina setelah pergi ke taman?....
Menyimak cerita pengalaman diri berarti mendengarkan cerita dengan penuh perhatian untuk memahami isi cerita. Setelah menyimak, kita dapat menyebutkan informasi penting, menjawab pertanyaan, mengurutkan kejadian, dan menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa sederhana dan santun






Tidak ada komentar:
Posting Komentar