About

Selasa, 15 September 2026

Selasa, 15 September 2026

 

Outing Class/ Selasa, 15 September 2026

 

💫IDENTITAS

HARI/TANGGAL: Selasa/ 15 September 2026

GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

FASE/KELAS: A/ 1A

KEGIATAN: Outing Class goes to Pizza Hut

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
💫Kegiatan Outing  Class


Pembelajaran pada jenjang sekolah dasar tidak hanya dilaksanakan di dalam ruang kelas, tetapi juga perlu memberikan pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna. Peserta didik membutuhkan kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di sekolah dengan kehidupan nyata melalui kegiatan observasi, praktik, interaksi, dan pengalaman langsung.

Kegiatan Outing Class ke Pizza Hut bertujuan untuk:

1. Memberikan pengalaman belajar nyata kepada peserta didik melalui pembelajaran di luar lingkungan sekolah.

2. Menghubungkan pembelajaran di kelas dengan kehidupan sehari-hari, sehingga peserta didik mampu memahami penerapan pengetahuan secara lebih konkret.

3. Mengenalkan peserta didik pada lingkungan usaha dan dunia kerja, khususnya proses pengelolaan restoran, pelayanan konsumen, kebersihan, dan pembagian tugas.

4. Mengembangkan sikap kemandirian dan tanggung jawab peserta didik dalam mengikuti kegiatan di luar sekolah.

5. Melatih kemampuan bekerja sama dan berkomunikasi melalui berbagai aktivitas yang dilakukan secara berkelompok.

Senin, 14 September 2026

Senin, 14 September 2026

 

Materi Ajar/ Senin, 14 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Pendidikan Pancasila

Hari/ Tanggal: Senin / 14 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.

Pertemuan ke: 1

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 

💫TP:

Peserta didik dapat mengenal aturan di lingkungan keluarga.

1. Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik mampu mengenali dan menyadari berbagai aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, seperti merapikan tempat tidur, meminta izin sebelum keluar rumah, berbicara sopan kepada anggota keluarga, dan membantu menjaga kebersihan rumah.

2. Meaningful (Bermakna)
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat mematuhi aturan dalam keluarga serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari, misalnya mematuhi jadwal belajar, merapikan mainan setelah bermain, dan membantu orang tua.

3. Joyful (Menggembirakan)
Peserta didik mampu menunjukkan perilaku mematuhi aturan keluarga melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain peran, mencocokkan gambar perilaku dengan aturan, bercerita tentang aturan di rumah, atau bermain kartu “Boleh dan Tidak Boleh”.

💫ATP:

Peserta didik mampu mengenali berbagai aturan sederhana yang berlaku di lingkungan keluarga melalui gambar, cerita, dan pengalaman sehari-hari.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

💫Materi Pendidikan Pancasila



1. Pengertian Aturan
Aturan adalah ketentuan yang dibuat dan disepakati untuk mengatur perilaku agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

2. Aturan di Lingkungan Keluarga
Aturan di lingkungan keluarga adalah ketentuan yang harus dilakukan oleh setiap anggota keluarga ketika berada di rumah. Aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup dengan rukun dan saling menghargai.

3. Contoh Aturan di Keluarga

  • Bangun tidur tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.
  • Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.
  • Meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
  • Merapikan mainan setelah bermain.
  • Mencuci tangan sebelum makan.
  • Membantu menjaga kebersihan rumah.
  • Belajar sesuai waktu yang telah ditentukan.

4. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
Mematuhi aturan membuat:

  • Rumah menjadi tertib.
  • Keluarga menjadi aman dan nyaman.
  • Anggota keluarga saling menghargai.
  • Pekerjaan di rumah menjadi lebih teratur.
  • Kehidupan keluarga menjadi rukun dan harmonis.

💫Evaluasi

📝 Soal Isian: Mengenal Aturan

  1. Aturan adalah ketentuan yang harus kita __________.
  2. Aturan dibuat agar kehidupan menjadi __________ dan teratur.
  3. Aturan yang berlaku di rumah disebut aturan di lingkungan __________.
  4. Kita harus berbicara __________ kepada orang tua.
  5. Setelah bermain, kita harus __________ mainan.

💫Kesimpulan 
Aturan di lingkungan keluarga adalah ketentuan yang harus dipatuhi oleh anggota keluarga agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun. Sebagai anak, kita dapat mematuhi aturan dengan melakukan kebiasaan baik setiap hari.
 
💫Refleksi Pembelajaran
Absen 14/9/2026
Zavya Shabira (S)

Kendala Pembelajaran:
Pada hari ini masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dalam memahami materi dan mengerjakan evaluasi terutama dalam pengisian soal.  


 

Senin, 14 September 2026

 

Materi Ajar/ Senin, 14 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Senin / 14 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengurutkan dan Menceritakan Pengalaman Diri

Pertemuan ke: 6

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar;mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

💫TP:

Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar memperhatikan dan mengenali cara bertanya, menjawab, serta menanggapi komentar orang lain dengan baik dan santun dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat memahami dan mengaitkan penggunaan kalimat tanya, jawaban, dan tanggapan yang santun dengan pengalaman sehari-hari, baik saat berbicara dengan teman, pendidik, maupun anggota keluarga.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

💫ATP

Peserta didik mampu mengurutkan gambar atau kalimat sederhana sesuai dengan urutan kejadian dalam suatu pengalaman.

Model/Metode pembelajaranDiscovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test

💫Materi Bahasa Indonesia



1. Pengalaman Diri
Pengalaman diri adalah kejadian atau kegiatan yang pernah kita lakukan atau alami.
Contohnya:

  • Pergi ke sekolah.
  • Bermain bersama teman.
  • Membantu ibu di rumah.
  • Pergi bersama keluarga.
  • Merayakan ulang tahun.

2. Mengurutkan Pengalaman
Pengalaman perlu diceritakan secara berurutan agar mudah dipahami. Urutan pengalaman dapat terdiri dari:

  • Awal → kegiatan yang dilakukan pertama.
  • Tengah → kegiatan yang dilakukan setelahnya.
  • Akhir → kegiatan yang dilakukan terakhir.

Contoh:
Bangun tidur → mandi → sarapan → berangkat sekolah.

3. Kata untuk Menunjukkan Urutan
Kita dapat menggunakan kata:

  • Pertama
  • Kemudian
  • Setelah itu
  • Selanjutnya
  • Terakhir

4. Menceritakan Pengalaman Diri
Saat menceritakan pengalaman, kita sebaiknya:

  • Menyebutkan kegiatan yang dilakukan.
  • Menceritakan kejadian secara berurutan.
  • Menggunakan kalimat sederhana.
  • Berbicara dengan suara yang jelas.
  • Berbicara dengan percaya diri dan santun.
  • Menyampaikan perasaan yang dirasakan.

Contoh cerita:

“Kemarin saya pergi ke taman bersama ibu. Pertama, saya bermain ayunan. Kemudian, saya bermain bola. Setelah itu, saya makan bersama ibu. Saya merasa sangat senang.”

💫Evaluasi/Post Test


💫Kesimpulan

Mengurutkan pengalaman berarti menyusun kejadian dari awal, tengah, hingga akhir. Setelah itu, pengalaman dapat diceritakan dengan kalimat sederhana, runtut, jelas, dan santun.

💫Refleksi Pembelajaran
Absen 14/9/2026
Zavya Shabira (S)

Kendala Pembelajaran:
Pada hari ini masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dalam memahami materi dan mengerjakan evaluasi cara menuliskan cerita berdasarkan pengalaman.  

 

Jumat, 11 September 2026

Jum'at, 11 September 2026

 

Materi Ajar/ Jumat, 11 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Kokulikuler 

Hari/ Tanggal: Jumat / 11 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal seni kolase dengan tema budaya Lampung

Pertemuan ke: 8

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:


Mengenal identitas Budaya Lampung

💫TP:

Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan panggilan dalam budaya lampung dikehidupan sehari-hari.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan panggilan dalam budaya lampung dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan mengenai panggilan dalam budaya lampung serta penerapannya pada soal cerita melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

💫Alur Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik mengenal, memilih, dan mengelompokkan bahan berdasarkan warna, bentuk, atau teksturnya.
  • Peserta didik membuat kolase gambar siger atau motif kain tapis Lampung dengan menempelkan berbagai bahan pada pola gambar.

Model/Metode pembelajaranDiscovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Gambar Visual 

💫 Materi Kokulikuler 

1. Pengertian Kolase

Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan berbagai bahan pada sebuah gambar atau bidang sehingga menjadi karya yang indah dan menarik.

Bahan untuk membuat kolase dapat berupa:

  • Kertas warna
  • Kertas origami
  • Potongan kain
  • Daun kering
  • Biji-bijian
  • Kapas
  • Sedotan atau bahan sederhana lainnya

2. Kolase Budaya Lampung

Kolase budaya Lampung adalah karya kolase yang menggunakan gambar atau motif yang berkaitan dengan budaya Lampung.

Contoh objek budaya Lampung yang dapat dibuat menjadi kolase:

  • 👑 Siger Lampung
  • 🏠 Rumah adat Lampung
  • 🧵 Kain Tapis
  • 🌺 Motif hias Lampung
  • 🎭 Pakaian adat Lampung

3. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dapat digunakan:

  • Pola gambar siger atau motif budaya Lampung
  • Kertas warna/origami
  • Lem
  • Gunting
  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna
  • Potongan kain atau bahan alam jika tersedia

4. Langkah-Langkah Membuat Kolase

Langkah 1: Pilih gambar budaya Lampung yang ingin dibuat, misalnya siger.

Langkah 2: Siapkan berbagai bahan dengan warna dan tekstur yang berbeda.

Langkah 3: Gunting atau sobek bahan menjadi potongan-potongan kecil.

Langkah 4: Oleskan lem pada bagian gambar secara perlahan.

Langkah 5: Tempelkan potongan bahan hingga seluruh bagian gambar terisi.

Langkah 6: Rapikan tempelan agar kolase terlihat indah.

Langkah 7: Tunjukkan hasil karya dan ceritakan secara sederhana tentang kolase yang dibuat.

5. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat membuat kolase, kita harus:

  • Menggunakan alat dengan hati-hati.
  • Menggunakan lem secukupnya.
  • Menempel bahan dengan rapi.
  • Memadukan warna dengan menarik.
  • Menjaga kebersihan tempat belajar.
  • Berani berkreasi dengan bahan yang tersedia.

💫Evaluasi

Membuat Kolase Siger Lampung 



💫Kesimpulan

Kolase merupakan karya seni dengan teknik menempel. Kita dapat membuat kolase dengan tema budaya Lampung, seperti siger, kain tapis, dan rumah adat Lampung. Dengan membuat kolase, kita dapat berkreasi sekaligus mengenal dan menghargai budaya daerah Lampung
 
 
💫Refleksi Pembelajaran
Absen 11/9/2026
Arabelle (S)
Jennaira (S)
M. Zhafran (S)

Kendala Pembelajaran:
Alhamdulillah ananda soleh solehah sudah dapat menyusun kertas sehingga membentuk pola kolase, namun ada kelompok yang belum kompak untuk menyusun kolase.
 

Kamis, 10 September 2026

Kamis, 10 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Matematika 

Hari/ Tanggal: Kamis/ 10 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Berlatih menemukan berbagai pasangan bilangan (komposisi dan dekomposisi) sampai 20.

Pertemuan ke: 3

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
💫CP:
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.

💫TP:
Peserta didik dapat melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan sampai 20.

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

💫ATP:

Peserta didik dapat menemukan berbagai pasangan bilangan (komposisi dan dekomposisi) sampai 20.

💫Materi Matematika

Model/Metode pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


Komposisi dan Dekomposisi Bilangan sampai 20

Komposisi bilangan adalah kegiatan menggabungkan dua bilangan atau lebih menjadi satu bilangan.

Contoh:

  • 5 + 3 = 8
  • 4 + 6 = 10
  • 7 + 3 = 10

Jadi, bilangan 8 dapat disusun dari 5 dan 3.

Dekomposisi bilangan adalah kegiatan memecah satu bilangan menjadi dua bilangan atau lebih.

Contoh:

  • 8 = 5 + 3
  • 10 = 4 + 6
  • 10 = 7 + 3

🔢 Berbagai Pasangan Bilangan

Satu bilangan dapat memiliki beberapa pasangan bilangan.

Contoh bilangan 10:

Pasangan    Hasil
1 + 9    10
2 + 8    10
3 + 7    10
4 + 6    10
5 + 5    10

Jadi, 10 dapat dibentuk dari beberapa pasangan bilangan.

Contoh bilangan 15:

  • 1 + 14 = 15
  • 2 + 13 = 15
  • 3 + 12 = 15
  • 4 + 11 = 15
  • 5 + 10 = 15
  • 6 + 9 = 15
  • 7 + 8 = 15

🌟 Contoh Bilangan sampai 20

Bilangan 20 dapat disusun dari:

  • 10 + 10 = 20
  • 12 + 8 = 20
  • 15 + 5 = 20
  • 17 + 3 = 20
  • 19 + 1 = 20

💡 Cara Mudah Menemukan Pasangan Bilangan

  1. Tentukan bilangan yang ingin dibuat.
  2. Pilih satu bilangan sebagai pasangan pertama.
  3. Hitung berapa bilangan yang diperlukan agar jumlahnya sama.
  4. Tuliskan dalam bentuk penjumlahan.

Contoh:
Bilangan yang akan dibuat adalah 12.

Bilangan 20 dapat disusun dari:

  • 10 + 10 = 20
  • 12 + 8 = 20
  • 15 + 5 = 20
  • 17 + 3 = 20
  • 19 + 1 = 20

💡 Cara Mudah Menemukan Pasangan Bilangan

  1. Tentukan bilangan yang ingin dibuat.
  2. Pilih satu bilangan sebagai pasangan pertama.
  3. Hitung berapa bilangan yang diperlukan agar jumlahnya sama.
  4. Tuliskan dalam bentuk penjumlahan.

Contoh:
Bilangan yang akan dibuat adalah 12.

Jika memilih 7, maka pasangannya adalah 5.

👉 7 + 5 = 12

💫Evaluasi/Post test


💫Kesimpulan
Komposisi berarti menggabungkan bilangan, sedangkan dekomposisi berarti memecah bilangan menjadi beberapa bagian. Bilangan sampai 20 dapat memiliki berbagai pasangan bilangan. Dengan menggunakan benda konkret seperti kancing, stik es krim, balok, atau gambar buah, siswa dapat lebih mudah memahami cara menyusun dan memecah bilangan.
 
💫Refleksi Pembelajaran
Absen 10/9/2026
Arabelle (S)
Embun (S)
Jennaira (S)
Khawla (S)

Kendala Pembelajaran:
Pada pembelajaran ini ada beberapa siswa yang belum memahami konsep komposisi bilangan dan juga masih ada yang membutuhkan bimbingan untuk mengerjakan soal evaluasi.

 

Rabu, 09 September 2026

Rabu, 9 September 2026

 

Materi Ajar/ 09 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Seni Budaya dan Prakarya

Hari/ Tanggal: Rabu/ 09 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Menyampaikan perasaan saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar

Pertemuan ke: 7

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
💫CP:

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

💫TP:
Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.

Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik dapat menyampaikan perasaan saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar

Meaningful (Bermakna)
Peserta didik dapat mengaitkan penyampaikan perasaan saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar dengan kehidupan sehari-hari.

Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

💫ATP
Peserta didik mampu menyampaikan perasaan saat proses membuat karya unsur rupa dan mengulas pengalaman belajar

Model/Metode pembelajaran: Problem Based  Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test
Materi Seni Rupa
Mengenal Unsur Rupa
Unsur rupa adalah bagian-bagian yang dapat kita lihat dalam sebuah karya seni.
Beberapa unsur rupa yang sederhana adalah:

1. Titik ●
Titik adalah tanda kecil.
Contoh:
  • Titik-titik pada gambar bunga.
  • Titik-titik untuk membuat pola.

2. Garis 〰️
Garis adalah goresan yang memanjang.
Ada beberapa jenis garis:
  • Garis lurus ───
  • Garis lengkung 〰️
  • Garis zig-zag ///\
  • Garis bergelombang ~~~~~

3. Bentuk
Bentuk adalah bagian yang memiliki rupa tertentu.
Contoh:
  • Lingkaran ○
  • Segitiga △
  • Persegi □
  • Persegi panjang ▭
Benda di sekitar kita juga mempunyai bentuk, seperti bola, buku, meja, dan rumah.

4. Warna 🌈
Warna membuat karya seni menjadi lebih indah.
Contoh warna:
  • Merah
  • Kuning
  • Biru
  • Hijau
  • Jingga
  • Ungu
Kita dapat memilih warna sesuai dengan keinginan kita.

5. Tekstur
Tekstur adalah rasa permukaan suatu benda ketika disentuh.
Contoh:
  • Kapas terasa lembut.
  • Batu terasa keras.
  • Kulit jeruk terasa kasar.

😊Menyampaikan Perasaan Saat Membuat Karya
Saat membuat karya seni, kita dapat merasakan berbagai macam perasaan.
Misalnya:
😊 Senang
"Aku senang menggambar bunga."

🥰 Bangga
"Aku bangga dengan hasil gambarku."

😄 Gembira
"Aku gembira karena bisa mewarnai bersama teman."

😟 Kesulitan
"Aku kesulitan menggambar bentuk rumah."

😌 Tenang
"Aku merasa tenang saat menggambar."

Tidak apa-apa jika hasil karya kita belum sempurna. Yang penting kita mau mencoba dan belajar.

🌻Menghargai Karya Sendiri dan Teman
Setiap karya memiliki keunikan masing-masing.

Kita harus:
  • Menjaga karya sendiri.
  • Tidak mengejek karya teman.
  • Memberikan pujian kepada teman.
  • Menghargai perbedaan hasil karya.
  • Mau belajar dari karya orang lain.
💫Post Test:
Menilai dan Menyampaikan perasaan hasil karya seni rupa berupa menggambar pemandangan.
 
Contoh kalimat:
  • Karyaku: Gambar taman
  • Perasaanku: Senang
  • Warna yang digunakan: Hijau, merah, kuning
  • Bagian yang kusukai: Bunga
  • Bagian yang sulit: Menggambar 
💫Kesimpulan
Unsur rupa adalah bagian yang dapat kita lihat dalam sebuah karya seni, seperti titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur. Saat membuat karya seni, kita dapat merasakan berbagai perasaan seperti senang, gembira, bangga, atau merasa kesulitan. Semua perasaan tersebut boleh kita ceritakan.
 
💫Refleksi Pembelajaran
Absen 9/9/2026
Arabelle (S)
Embun (S)
Jennaira (S)
Khawla (S)
M. Fardhan (S)

Kendala Pembelajaran:
Alhamdulillah ananda soleh solehah sudah bisa membuat karya dan mewarnainya, namun untuk memberikan penilaian masih ada yang membutuhkan bimbingan.
 

Selasa, 15 September 2026

  Outing Class/ Selasa, 15 September 2026   💫IDENTITAS HARI/TANGGAL: Selasa/ 15 September 2026 GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd &...