GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
FASE/KELAS: A/ 1A
KEGIATAN: Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
💫Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
Dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448H kita mengadakan pengajian di masjid SD Al Azhar.
💫 Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW
🌙 Materi Maulid Nabi Muhammad SAW
📖 1. Apa Itu Maulid Nabi?
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kita memperingatinya sebagai bentuk rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah SWT dan menjadi teladan bagi umat Islam.
🌟 2. Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW lahir di Kota Makkah. Beliau lahir pada Tahun Gajah. Ayah beliau bernama Abdullah, sedangkan ibunya bernama Aminah. Nabi Muhammad SAW berasal dari keluarga yang baik dan mulia.
❤️ 3. Sifat Terpuji Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW memiliki sifat-sifat yang sangat baik. ✨ Siddiq
Artinya jujur. Nabi Muhammad SAW selalu berkata benar dan tidak pernah berbohong. ✨ Amanah Artinya dapat dipercaya. Nabi Muhammad SAW selalu menjaga kepercayaan yang diberikan kepadanya. ✨ Tabligh Artinya menyampaikan. Nabi Muhammad SAW menyampaikan wahyu dan ajaran Allah SWT kepada umat manusia. ✨ Fathanah Artinya cerdas. Nabi Muhammad SAW memiliki kecerdasan dan kebijaksanaan.
🌷 4. Akhlak Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW adalah contoh akhlak yang baik. Kita dapat meneladaninya dengan cara:
berkata jujur;
menghormati orang tua dan guru;
menyayangi teman;
membantu orang lain;
berbicara dengan sopan;
tidak sombong;
rajin belajar;
menjaga kebersihan;
suka memaafkan;
menyayangi anak-anak.
🕌 5. Cara Mencintai Nabi Muhammad SAW
Sebagai anak muslim, kita dapat menunjukkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan:
GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
FASE/KELAS: A/ 1A
MAPEL: Kokulikuler
💫Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
💫CP : mampu mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita rakyat Lampung yang disimak/dibaca, serta mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenis tari tradisional Lampung (Tari Sigeh Penguten, Tari Melinting, dan Tari Bedana) melalui pengamatan visual dan aktivitas apresiasi seni sederhana.
💫TP :
Peserta didik dapat menceritakan kembali secara singkat isi cerita rakyat Lampung yang didengar.
Peserta didik dapat menentukan tokoh utama (siapa yang menjadi pusat cerita) dalam cerita rakyat Lampung.
Peserta didik dapat menunjukkan tokoh pendukung (siapa yang membantu atau mendampingi tokoh utama) dalam cerita tersebut.
💫ATP: Mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita rakyat Lampung yang disimak/dibaca.
💫Model / Motede : Metode Dongeng & Role-Playing (Bermain Peran)
💫Materi Cerita Rakyat Lampung
Pengertian Tokoh Cerita
Tokoh adalah orang, hewan, atau karakter yang ada di dalam cerita.
Tokoh Utama: Tokoh paling penting! Ceritanya menceritakan tentang dia dari awal sampai akhir. Paling sering muncul dan menjadi "pahlawan" atau pusat cerita.
Tokoh Pendukung: Teman, keluarga, atau penolong tokoh utama. Munculnya hanya sesekali untuk membantu tokoh utama.
2. Contoh Dongeng Singkat: "Kisah Si Buaya Perompak"
Rangkuman Cerita:
Di Sungai Tulang Bawang, Lampung, ada seekor Buaya Besar yang sangat ditakuti. Suatu hari, Buaya membawa seorang gadis baik hati bernama Murni ke dalam gua rahasianya di dasar sungai. Di dalam gua, Buaya memperlihatkan banyak harta karun. Murni tetap bersikap ramah dan tenang. Ketika Buaya tertidur lelap, Murni ditolong oleh seekor Burung Perkutut yang menunjukkan jalan keluar dari gua melalui sebuah lubang rahasia. Murni pun berhasil kembali pulang ke keluarganya dengan selamat.
Penjabaran Identifikasi Tokoh:
🌟 Tokoh Utama:
Murni (Gadis yang menjadi pusat cerita dari awal sampai berhasil keluar gua)
Buaya Besar (Karakter utama pendukung jalan cerita)
🤝 Tokoh Pendukung:
Burung Perkutut (Muncul di akhir cerita untuk menolong dan menunjukkan jalan keluar)
Orang Tua Murni (Muncul di awal dan akhir cerita)
💫Asesmen :
Pilihlah huruf A, B, atau C pada jawaban yang paling benar!
1. Tokoh yang menjadi pusat cerita dan paling sering muncul dari awal sampai akhir cerita disebut …
A. Tokoh pendukung
B. Tokoh utama
C. Tokoh penonton
2. Dalam kisah "Si Buaya Perompak", Burung Perkutut membantu menunjukkan jalan keluar untuk Murni. Burung Perkutut bertindak sebagai …
A. Tokoh utama
B. Tokoh jahat
C. Tokoh pendukung
3. Tari tradisional Lampung yang khusus dibawakan untuk menyambut tamu agung adalah …
A. Tari Bedana
B. Tari Sigeh Penguten
C. Tari Melinting
4. Ciri khas utama dari Tari Melinting saat ditarikan adalah penarinya memegang …
A. Kipas
B. Piring
C. Bunga
5. Tarian tradisional Lampung yang menggambarkan suasana riang gembira dan ditarikan bersama-sama dinamakan …
A. Tari Sigeh Penguten
B. Tari Bedana
C. Tari Melinting
💫Kesimpulan :
Mengenal cerita rakyat dan memperagakan tari tradisional adalah bentuk rasa bangga dan cinta kita dalam melestarikan budaya daerah Lampung sejak dini.
Refleksi:
16 siswa hadir pada hari ini, semua siswa mengerjakan tugas dengan baik. RTL nya dibuatkan pr halus kasar untuk dikerjakan di rumah
GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
FASE/KELAS: A/ 1A
MAPEL: Matematika
💫Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
💫Capaian Pembelajaran MTK
1.1. Bilangan
Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan.
💫 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan.
💫Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mengenali banyak benda dan lambang bilangan, kemudian membandingkan dua bilangan dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol >, <, dan =. Selanjutnya, peserta didik menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan.
💫Materi Pokok
Membandingkan bilangan (lebih besar, lebih kecil, dan sama dengan).
💫Media Pembelajaran: Stik Ice Cream, sedotan, buku (Benda konkret), Video Pembelajaran
💫Apersepsi
Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda di sekitar kelas seperti buku, pensil, dan teman-teman di kelas. Guru kemudian meminta peserta didik membandingkan jumlah benda yang ada di meja guru dan meja siswa.
Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT
“Anak-anak, Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan jumlah yang berbeda-beda. Ada yang sedikit, ada yang banyak, dan semuanya teratur. Dengan belajar membandingkan bilangan, kita belajar melihat ciptaan Allah dengan lebih teliti dan bersyukur atas segala nikmat-Nya.”
Sebagaimana Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Pertanyaan (Penalaran Kritis)
Mana yang lebih banyak, buku atau pensil di meja? Mengapa?
Bagaimana cara mengetahui benda yang jumlahnya lebih sedikit?
Apakah dua kelompok benda bisa memiliki jumlah yang sama?
Materi Matematika
1. Pengertian Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan berarti melihat dua bilangan untuk mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau jumlahnya sama.
Contoh:
8 lebih besar dari 5.
3 lebih kecil dari 7.
6 sama dengan 6.
2. Bilangan Lebih Besar
Bilangan disebut lebih besar jika nilainya lebih banyak.
Simbol yang digunakan adalah >.
Contoh:
9 > 4 → dibaca 9 lebih besar dari 4.
15 > 10 → dibaca 15 lebih besar dari 10.
Cara mudah:
Bayangkan tanda > seperti mulut buaya. Mulut buaya selalu terbuka ke arah bilangan yang lebih besar. 🐊
3. Bilangan Lebih Kecil
Bilangan disebut lebih kecil jika nilainya lebih sedikit.
Simbol yang digunakan adalah <.
Contoh:
3 < 8 → dibaca 3 lebih kecil dari 8.
7 < 12 → dibaca 7 lebih kecil dari 12.
4. Bilangan Sama dengan
Dua bilangan disebut sama dengan jika memiliki nilai yang sama.
Simbol yang digunakan adalah =.
Contoh:
5 = 5 → dibaca 5 sama dengan 5.
10 = 10 → dibaca 10 sama dengan 10.
5. Membandingkan Bilangan dengan Benda
Kita dapat membandingkan bilangan dengan menghitung jumlah benda.
🍎🍎🍎🍎🍎 → 5 apel
🍎🍎🍎 → 3 apel
Karena 5 apel lebih banyak daripada 3 apel, maka: 5 > 3
Membandingkan bilangan digunakan untuk mengetahui bilangan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan. Untuk membandingkan bilangan, kita dapat menggunakan benda konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol >, <, serta =.
💫Refleksi
Daftar hadir 20/08/2026
hadir 15 siswa
total 16 siswa
Khawla (Sakit)
Pada pembelajaran hari ini anak-anak belajar berkelompok dengan tugas menjawab soal mengenai perbandingan bilangan lebih besar, lebih kecil, dan sama dengan. Dari hasil kerja kelompok anak-anak sebagian besar kelompok sudah bisa mengerjakan tanpa bimbingan dan ada 1 kelompok masih membutuhkan bimbingan.
·Apakah kalian pernah melihat pohon? Pohon apa yang sering kalian lihat?
Bagaimana cara mata kita membedakan bentuk daun, arah garis ranting pohon, warna bunga, hingga membayangkan kasar-halusnya batang pohon itu saat kita mengamatinya??🢣 Orientasi Masalah
Materi SBdP:
🎨 Unsur-Unsur Rupa
Dalam seni rupa, terdapat beberapa unsur yang dapat kita lihat dan rasakan. Empat unsur rupa yang dipelajari adalah garis, warna, bentuk, dan tekstur.
1. Garis
Garis adalah goresan yang memanjang.
Contoh garis:
Garis lurus
Garis lengkung
Garis zig-zag
Garis bergelombang
2. Warna
Warna membuat karya seni menjadi lebih menarik. Contoh warna:
🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru
🟢 Hijau
🟠 Oranye
3. Bentuk
Bentuk adalah wujud suatu benda. Contoh bentuk:
Lingkaran ⚪
Segitiga 🔺
Persegi 🟦
Persegi panjang ▭
Kita dapat menemukan berbagai bentuk pada benda di sekitar kita.
4. Tekstur
Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dirasakan dengan sentuhan.
Contoh:
Halus, seperti kaca.
Kasar, seperti kulit pohon.
Lembut, seperti kapas.
Keras, seperti batu.
Materi PKN:
🌳 1. Simbol Sila Ketiga
Sila ketiga Pancasila memiliki simbol pohon beringin.
Bunyi sila ketiga adalah:
“Persatuan Indonesia.”
Pohon beringin melambangkan tempat berteduh dan persatuan. Kita harus hidup rukun, saling menghargai, dan menjaga persatuan.
Contoh sikap sila ketiga:
Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.
Saling membantu.
Hidup rukun dengan teman.
Menjaga persatuan dan kerukunan.
🐂 2. Simbol Sila Keempat
Sila keempat Pancasila memiliki simbol kepala banteng.
Bunyi sila keempat adalah:
“Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.”
Kepala banteng melambangkan kebersamaan dan kehidupan bermusyawarah.
Garis, warna, bentuk, dan tekstur merupakan unsur penting dalam seni rupa. Kita dapat menemukan unsur-unsur tersebut pada gambar, lukisan, kerajinan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
Sila ketiga mengajarkan kita untuk menjaga persatuan dan hidup rukun. Sila keempat mengajarkan kita untuk bermusyawarah dan menghargai pendapat orang lain
Refleksi
Daftar Hadir 19/8/2026
Hadir 15 siswa
Total 16 siswa
Fathia quenza (s)
Kendala Pembelajaran:
Pada hari ini masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dalam memahami materi dan mengerjakan evaluasi.
Capaian pembelajaran hari ini: peserta didik dapat mengetahui bunyi dan lambang sila ke 3 dan ke 4 Pancasila .
GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
FASE/KELAS: A/ 1A
MAPEL: Bahasa Indonesia
💫Kegiatan Awal (Sapaan)
Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^
💫Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia
1. 2 Membaca dan memirsa
💫 Tujuan Pembelajaran
Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar
💫Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu mengamati gambar tubuh manusia dan menyebutkan nama anggota tubuh yang ditunjukkan dengan benar.
Peserta didik mampu mengenali dan memahami kata sederhana seperti mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki melalui gambar atau kartu kata.
Tubuh kita memiliki banyak anggota tubuh, seperti kepala, mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki. Setiap anggota tubuh memiliki fungsi yang berbeda dan membantu kita melakukan kegiatan sehari-hari.
Ingat: Anggota tubuh dan pancaindra adalah anugerah dari Allah. Kita harus bersyukur, menjaga, dan menggunakannya dengan baik. 🌷
💫Refleksi
Refleksi
Daftar Hadir 19/8/2026
Hadir 15 siswa
Total 16 siswa
Fathia quenza (s)
Kendala Pembelajaran:
Pada hari ini masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dalam memahami materi dan mengerjakan evaluasi.
Capaian pembelajaran hari ini: peserta didik dapat mengetahui bunyi dan lambang sila ke 3 dan ke 4 Pancasila .
Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.
Hari/Tanggal: Jumat/ 14 - 08 - 2026
Fase/Kelas: A/ 1A
Mapel: Kokulikuler
Materi: Makanan khas daerah Lampung
Pertemuan ke: 4 (6 JP)
💫Apersepsi:
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan makanan sebagai pemberi neergi bagi tubuh kita yang sangat berarti di kehidupan kita.
💫CP : Mengenal identitas budaya Lampung
💫TP : Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung.
💫ATP : 1. Peserta didik mengenal berbagai makanan khas Lampung melalui gambar, cerita, atau video sederhana.
2. Peserta didik menyebutkan nama makanan khas Lampung, seperti seruit, sekubal, gulai taboh, tempoyak, kemplang, dan keripik pisang.
3. Peserta didik mengenali ciri sederhana dari makanan khas Lampung berdasarkan gambar dan penjelasan guru.
💫Model / Metode : Discovery Learning dan Tanya Jawab
💫Penjabaran Materi
Anak-anak sholih/sholihah mari kita simak video pembelajaran dibawah ini:
Lampung memiliki banyak budaya yang menarik. Salah satunya adalah makanan khas daerah. Makanan khas adalah makanan yang menjadi ciri suatu daerah. Makanan khas Lampung memiliki rasa dan bahan yang beragam.
Beberapa makanan khas Lampung antara lain:
1. Seruit
Seruit adalah makanan khas Lampung yang biasanya dibuat dari ikan. Ikan dapat dibakar atau digoreng, kemudian disajikan bersama sambal dan bahan pelengkap lainnya. Seruit sering dinikmati bersama-sama. Hal ini menunjukkan kebersamaan masyarakat Lampung.
2. Tempoyak
Tempoyak dibuat dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak dapat digunakan sebagai bahan masakan atau sambal. Tempoyak memiliki rasa dan aroma yang khas.
3. Gulai Taboh
Gulai taboh adalah makanan khas Lampung berupa masakan berkuah santan. Gulai taboh dapat dibuat menggunakan bahan seperti ikan, kacang-kacangan, dan sayuran. Rasanya gurih dan lezat.
4. Engkak
Engkak adalah salah satu kue tradisional Lampung. Engkak memiliki tekstur yang lembut dan biasanya dibuat menggunakan bahan seperti tepung, telur, gula, dan santan.
💫 Evaluasi (Soal post-test)
SOAL PILIHAN GANDA
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Seruit adalah makanan khas dari daerah ....
A. Lampung
B. Bali
C. Papua
2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat tempoyak adalah ....
A. Durian
B. Pisang
C. Jagung
3. Gulai taboh biasanya menggunakan ....
A. Santan
B. Cokelat
C. Sirup
4. Salah satu kue tradisional khas Lampung adalah ....
A. Engkak
B. Klepon
C. Bika Ambon
5. Mengenal makanan khas Lampung merupakan salah satu cara untuk ....
A. Melupakan budaya daerah
B. Mengenal dan menghargai budaya daerah
C. Tidak peduli dengan budaya
💫Kesimpulan
Peserta didik mengenal berbagai makanan khas Lampung, seperti seruit, sekubal, gulai taboh, tempoyak, kemplang, dan keripik pisang. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat menyebutkan, mengenali, dan menghargai makanan khas Lampung sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Dengan mengenal makanan tradisional, peserta didik belajar mencintai dan melestarikan budaya Lampung sejak dini.