About

Jumat, 04 September 2026

Jumat, 4 September 2026

 

Materi Ajar, Jumat, 04 September 2026

 

๐Ÿ’ซIDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Kokulikuler 

Hari/ Tanggal: Jumat / 04 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal seni kolase dengan tema budaya Lampung

Pertemuan ke: 7

๐Ÿ’ซApersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

๐Ÿ’ซCP:

Mengenal identitas Budaya Lampung

๐Ÿ’ซTP:

Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan panggilan dalam budaya lampung dikehidupan sehari-hari.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan panggilan dalam budaya lampung dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan mengenai panggilan dalam budaya lampung serta penerapannya pada soal cerita melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซAlur Tujuan Pembelajaran : 

  • Peserta didik mengenal, memilih, dan mengelompokkan bahan berdasarkan warna, bentuk, atau teksturnya.
  • Peserta didik membuat kolase gambar siger atau motif kain tapis Lampung dengan menempelkan berbagai bahan pada pola gambar.

Model/Metode pembelajaranDiscovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Gambar Visual 

๐Ÿ’ซ Materi Kokulikuler 

1. Pengertian Kolase

Kolase adalah karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan berbagai bahan pada sebuah gambar atau bidang sehingga menjadi karya yang indah dan menarik.

Bahan untuk membuat kolase dapat berupa:

  • Kertas warna
  • Kertas origami
  • Potongan kain
  • Daun kering
  • Biji-bijian
  • Kapas
  • Sedotan atau bahan sederhana lainnya
2. Kolase Budaya Lampung

Kolase budaya Lampung adalah karya kolase yang menggunakan gambar atau motif yang berkaitan dengan budaya Lampung.

Contoh objek budaya Lampung yang dapat dibuat menjadi kolase:

  • ๐Ÿ‘‘ Siger Lampung
  • ๐Ÿ  Rumah adat Lampung
  • ๐Ÿงต Kain Tapis
  • ๐ŸŒบ Motif hias Lampung
  • ๐ŸŽญ Pakaian adat Lampung
3. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang dapat digunakan:

  • Pola gambar siger atau motif budaya Lampung
  • Kertas warna/origami
  • Lem
  • Gunting
  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna
  • Potongan kain atau bahan alam jika tersedia
4. Langkah-Langkah Membuat Kolase

Langkah 1: Pilih gambar budaya Lampung yang ingin dibuat, misalnya siger.

Langkah 2: Siapkan berbagai bahan dengan warna dan tekstur yang berbeda.

Langkah 3: Gunting atau sobek bahan menjadi potongan-potongan kecil.

Langkah 4: Oleskan lem pada bagian gambar secara perlahan.

Langkah 5: Tempelkan potongan bahan hingga seluruh bagian gambar terisi.

Langkah 6: Rapikan tempelan agar kolase terlihat indah.

Langkah 7: Tunjukkan hasil karya dan ceritakan secara sederhana tentang kolase yang dibuat.

5. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat membuat kolase, kita harus:

  • Menggunakan alat dengan hati-hati.
  • Menggunakan lem secukupnya.
  • Menempel bahan dengan rapi.
  • Memadukan warna dengan menarik.
  • Menjaga kebersihan tempat belajar.
  • Berani berkreasi dengan bahan yang tersedia.

๐Ÿ’ซEvaluasi

Membuat Kolase Siger Lampung 



๐Ÿ’ซKesimpulan
Kolase merupakan karya seni dengan teknik menempel. Kita dapat membuat kolase dengan tema budaya Lampung, seperti siger, kain tapis, dan rumah adat Lampung. Dengan membuat kolase, kita dapat berkreasi sekaligus mengenal dan menghargai budaya daerah Lampung

Kamis, 03 September 2026

Kamis, 3 September 2026

 

Materi Ajar, Kamis 03 September 2026

 

๐Ÿ’ซIDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Matematika

Hari/ Tanggal: Kamis / 03 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Pertemuan ke: 1

๐Ÿ’ซCP:

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan.

๐Ÿ’ซTP:

Melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan

Mindfull (Berkesadaran)    : 

Peserta didik dapat secara sadar mengidentifikasi dan merefleksikan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Meaningfull (Bermakna)    : 

Peserta didik dapat menjelaskan dan mengaitkan konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Joyfull (Menyenangkan)    : 

Peserta didik dapat mengekspresikan pemahamannya secara kreatif dan menyenangkan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.melalui media kesukaannya (seperti simulasi/permainan peran, cerita bergambar, atau diskusi interaktif).

๐Ÿ’ซATP:

Pada tahap ini, peserta didik diarahkan untuk mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret. Peserta didik mulai dilatih untuk melihat keterkaitan dalam mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret dengan benda-benda yang bersinggungan dengan aktivitasnya sehari-hari. Tahap akhir menguji pemahaman peserta didik melalui studi kasus nyata atau refleksi terhadap fungsi mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

๐Ÿ’ซMateri Matematika

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran


Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
Mengenal konsep komposisi (menyusun) bilangan sampai 20 melalui benda konkret.

Komposisi bilangan adalah kegiatan menyusun beberapa bilangan menjadi satu bilangan utuh.

Kita dapat memahami komposisi bilangan dengan menggunakan benda konkret, seperti kancing, stik es krim, balok, pensil, atau buah.

๐Ÿงฎ Contoh Komposisi Bilangan

1. Bilangan 5

  • ๐ŸŽ๐ŸŽ + ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ = ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽ
  • 2 + 3 = 5

Jadi, bilangan 5 dapat disusun dari 2 dan 3.

2. Bilangan 10

  • ๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก + ๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก๐ŸŸก = 10
  • 4 + 6 = 10

Jadi, bilangan 10 dapat disusun dari 4 dan 6.

3. Bilangan 15

  • ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ + ⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐ = 15
  • 7 + 8 = 15

Jadi, bilangan 15 dapat disusun dari 7 dan 8.

4. Bilangan 20

  • ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ + ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ๐ŸŸฆ = 20
  • 10 + 10 = 20

Jadi, bilangan 20 dapat disusun dari 10 dan 10.

✏️ Beberapa Contoh Komposisi Bilangan

BilanganDapat disusun menjadi
6     =1 + 5,  2 + 4,  3 + 3
8     =3 + 5,  4 + 4,  5 + 3
10   =5 + 5,  4 + 6,  7 + 3
12   =  5 + 7,  6 + 6,  8 + 4
15   =7 + 8,  10 + 5,  12 + 3
20   =10 + 10,  15 + 5,  12 + 8

๐Ÿ’ซSoal/ Post test

๐Ÿ’ซKesimpulan
Komposisi bilangan berarti menyusun dua bilangan atau lebih menjadi sebuah bilangan utuh. Dengan menggunakan benda konkret, kita dapat menghitung dan melihat bahwa satu bilangan dapat dibentuk dari berbagai pasangan bilangan.

Rabu, 02 September 2026

Rabu, 2 September 2016

 

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
Menyebutkan nilai-nilai Pancasila sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) di lingkungan keluarga.

๐ŸŒŸ 1. Bunyi Sila Kedua Pancasila

Sila kedua Pancasila berbunyi:

“Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.”

Lambang sila kedua adalah rantai ⛓️.

Rantai melambangkan hubungan antarmanusia yang saling membutuhkan, menyayangi, dan menghargai.

๐Ÿ  2. Nilai Sila Kedua di Lingkungan Keluarga

Kita dapat menerapkan sila kedua dengan melakukan perbuatan baik kepada anggota keluarga, seperti:

  • ❤️ Menyayangi ayah, ibu, kakak, dan adik.
  • ๐Ÿค Saling membantu ketika ada anggota keluarga yang membutuhkan.
  • ๐Ÿ˜Š Menghormati orang tua dan anggota keluarga.
  • ๐Ÿ—ฃ️ Berbicara dengan sopan dan tidak berkata kasar.
  • ⚖️ Bersikap adil, misalnya berbagi makanan atau mainan dengan saudara.
  • ๐Ÿ™ Meminta maaf jika melakukan kesalahan.
  • ๐Ÿ’• Memaafkan anggota keluarga yang berbuat salah.
  • ๐Ÿงธ Berbagi mainan dengan kakak atau adik.
  • ๐Ÿงน Membantu pekerjaan rumah sesuai kemampuan.
  • ๐Ÿ‘ต Peduli kepada anggota keluarga yang sedang sakit atau membutuhkan bantuan.

๐Ÿ‘ง 3. Contoh Perilaku di Rumah

Contoh 1:
Ibu sedang menyapu. Kita membantu ibu menyapu halaman.
➡️ Ini menunjukkan sikap peduli dan suka membantu.

Contoh 2:

Adik ingin bermain bersama. Kita mengajak adik bermain.
➡️ Ini menunjukkan sikap menyayangi dan menghargai saudara.

Contoh 3:
Kakak dan adik mendapat makanan. Mereka membaginya dengan adil.
➡️ Ini menunjukkan sikap adil dan suka berbagi.

Contoh 4:
Kita tidak sengaja mengambil barang milik kakak. Kita meminta maaf.
➡️ Ini menunjukkan sikap bertanggung jawab dan beradab.

๐Ÿšซ 4. Perilaku yang Tidak Sesuai

Perilaku berikut tidak mencerminkan sila kedua:

  • ❌ Memukul saudara.
  • ❌ Mengejek anggota keluarga.
  • ❌ Berkata kasar.
  • ❌ Merebut mainan.
  • ❌ Tidak mau berbagi.
  • ❌ Membeda-bedakan anggota keluarga.
  • ❌ Tidak mau membantu orang tua.

๐Ÿ’ซSoal/Post test


๐Ÿ’ซKesimpulan 
Sila kedua mengajarkan kita untuk menyayangi, menghargai, membantu, berbagi, dan bersikap adil kepada orang lain. Di lingkungan keluarga, kita dapat menerapkan sila kedua dengan menyayangi keluarga, membantu orang tua, menghormati saudara, berbagi, berbicara sopan, dan saling memaafkan.

Rabu, 2 September 2026

 

Materi Ajar/ Rabu, 02 September 2026

 

๐Ÿ’ซIDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Seni Budaya dan Prakarya

Hari/ Tanggal: Rabu/ 02 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Membuat gambar kreatif dengan menentukan dan menuliskan unsur rupa

Pertemuan ke: 6

๐Ÿ’ซCP:

Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

๐Ÿ’ซTP:

Mengenali unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.

๐ŸŒฟ Mindful

Peserta didik mampu mengamati karya seni rupa dengan fokus dan teliti untuk mengenali unsur-unsur rupa, seperti titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur.

๐Ÿ’ก Meaningful

Peserta didik mampu menghubungkan unsur-unsur rupa yang ditemukan dalam karya seni dengan benda-benda di lingkungan sekitar, seperti bentuk lingkaran pada roda, garis pada buku, dan warna pada bunga.

๐Ÿ˜Š Joyful

Peserta didik mampu mengenali unsur-unsur rupa melalui kegiatan seni yang menyenangkan, seperti berburu unsur rupa, bermain tebak gambar, menggambar menggunakan berbagai jenis garis dan bentuk, serta mewarnai karya sesuai kreativitas. 

๐Ÿ’ซATP:

Peserta didik mampu membuat gambar kreatif dengan menggunakan unsur rupa yang telah ditentukan.

๐Ÿ’ซMateri Seni Budaya dan Prakarya

Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Gambar Visual

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

1. Apa itu Gambar Kreatif?


Gambar kreatif adalah gambar yang dibuat berdasarkan ide, imajinasi, dan pengalaman kita. Kita dapat menggambar benda, hewan, tumbuhan, manusia, atau pemandangan yang kita sukai.

Contoh:

  • ๐ŸŒธ Menggambar bunga
  • ๐Ÿ  Menggambar rumah
  • ๐Ÿฑ Menggambar kucing
  • ๐ŸŒˆ Menggambar pelangi
  • ๐ŸŒณ Menggambar pohon

2. Apa itu Unsur Rupa?

Unsur rupa adalah bagian-bagian yang digunakan untuk membuat sebuah karya gambar.

Beberapa unsur rupa yang mudah dikenali oleh siswa kelas 1 yaitu:

Unsur RupaPenjelasanContoh
Titik             Bentuk kecil seperti sebuah noktah           • • •
Garis            Goresan yang memanjang            ─ │ 〰
Bentuk                    Wujud suatu benda            ○ △ □
Warna            Memberikan warna pada gambar            merah, kuning, biru
Tekstur            Kesan permukaan benda            halus, kasar

3. Menentukan Unsur Rupa

Sebelum menggambar, kita dapat menentukan unsur rupa apa saja yang akan digunakan.

Misalnya ingin menggambar taman:

  • Garis untuk membuat batang pohon.
  • Bentuk lingkaran untuk membuat bunga.
  • Titik untuk membuat bagian tengah bunga.
  • Warna hijau untuk daun.
  • Warna merah, kuning, dan biru untuk bunga.

4. Langkah-Langkah Membuat Gambar Kreatif

  1. Menentukan ide gambar.
  2. Menentukan unsur rupa yang akan digunakan.
  3. Membuat sketsa sederhana.
  4. Menambahkan garis dan bentuk.
  5. Memberikan warna.
  6. Menambahkan detail agar gambar lebih menarik.
  7. Mengamati kembali hasil gambar.
  8. Menuliskan unsur rupa yang digunakan.

5. Menuliskan Unsur Rupa

Setelah selesai menggambar, kita dapat menuliskan unsur rupa yang digunakan.

Contoh:

๐Ÿ–ผ️ Judul: Taman Bunga

Unsur rupa yang digunakan:

  • Titik
  • Garis
  • Bentuk
  • Warna

๐Ÿ’ซSoal/Post test
Membuat gambar dengan menggunakan unsur seni rupa (gambar bebas)

๐Ÿ’ซKesimpulan
Membuat gambar kreatif berarti menuangkan ide dan imajinasi ke dalam sebuah gambar. Dalam membuat gambar, kita dapat menggunakan berbagai unsur rupa, seperti titik, garis, bentuk, warna, dan tekstur. Setelah selesai, kita dapat menentukan dan menuliskan unsur rupa yang terdapat pada gambar kita.

Selasa, 01 September 2026

Selasa, 1 September 2026

 


Materi Ajar/ Selasa, 1 September 2026

 

๐Ÿ’ซIDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Selasa/ 1 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Menjaga kebersihan anggota tubuh dan panca indra

Pertemuan ke: 7

๐Ÿ’ซCP:

Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

๐Ÿ’ซTP:

Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu menyadari dan memperhatikan kata-kata sederhana yang terdapat dalam bacaan dan/atau tayangan dengan teliti, kemudian membaca kata tersebut dengan lafal, intonasi, dan kelancaran yang tepat.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan kata-kata sederhana yang dibaca dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari, seperti kata tentang diri sendiri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar, sehingga memahami makna kata yang dibaca.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mampu membaca kata-kata sederhana dengan percaya diri dan menyenangkan melalui kegiatan bermain kartu kata, mencocokkan kata dengan gambar, membaca bersama, serta menggunakan bacaan dan tayangan yang menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ’ซATP:

Peserta didik mengenali lima panca indra, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit, serta menyebutkan fungsi masing-masing panca indra melalui kegiatan mengamati gambar, benda konkret, dan lingkungan sekitar.

๐Ÿ’ซMateri Bahasa Indonesia

Model/Metode pembelajaran: Think Pair Share

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Cara Menjaga Kebersihan Diri


๐Ÿงผ 1. Menjaga Kebersihan Diri

Kebersihan diri adalah menjaga tubuh agar tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Contoh cara menjaga kebersihan diri:

๐Ÿชฅ Menggosok gigi dua kali sehari.
๐Ÿ› Mandi setiap hari.
๐Ÿงด Mencuci tangan dengan sabun.
✂️ Memotong kuku yang sudah panjang.
๐Ÿ‘• Memakai pakaian yang bersih.
๐Ÿ’‡ Menjaga kebersihan rambut.
๐Ÿงป Membuang sampah pada tempatnya
๐Ÿ“– 2. Kata-Kata tentang Kebersihan
Kata Makna
mandi membersihkan tubuh dengan air
sabun digunakan untuk membersihkan tubuh
sikat gigi digunakan untuk membersihkan gigi
sampo digunakan untuk membersihkan rambut
kuku bagian tubuh yang harus dijaga kebersihannya
bersih tidak kotor
sehat tubuh dalam keadaan baik

๐Ÿ“ 3. Membaca Kata Sederhana
Ayo baca kata berikut dengan jelas!

man-di → mandi
sa-bun → sabun
gi-gi → gigi
ku-ku → kuku
ber-sih → bersih
se-hat → sehat
sam-po → sampo

๐Ÿ’ฌ 4. Membaca Kalimat Sederhana
Bacalah kalimat berikut!

Saya mandi setiap hari.
Saya menggosok gigi.
Saya mencuci tangan.
Kuku saya harus bersih.
Saya memakai baju bersih.
Saya membuang sampah pada tempatnya.

๐Ÿ’ซSoal/Post test
๐Ÿ’ซKesimpulan 
Menjaga kebersihan diri membuat tubuh bersih, sehat, dan nyaman. Kita dapat menjaga kebersihan dengan mandi, menggosok gigi, mencuci tangan, memotong kuku, memakai pakaian bersih, dan membuang sampah pada tempatnya. Saat membaca, kita perlu membaca kata dan kalimat dengan jelas dan lancar

Senin, 31 Agustus 2026

Senin, 31 Agustus 2026

 

Materi Ajar/ Senin, 31 Agustus 2026

 

๐Ÿ’ซIDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Senin/ 31 Agustus 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Pengenalan anggota tubuh dan panca indra

Pertemuan ke: 6

๐Ÿ’ซCP:

Membaca dan Memerisa

๐Ÿ’ซTP:

Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik mampu menyadari dan memperhatikan kata-kata sederhana yang terdapat dalam bacaan dan/atau tayangan dengan teliti, kemudian membaca kata tersebut dengan lafal, intonasi, dan kelancaran yang tepat.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik mampu menghubungkan kata-kata sederhana yang dibaca dengan pengalaman dan kehidupan sehari-hari, seperti kata tentang diri sendiri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar, sehingga memahami makna kata yang dibaca.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik mampu membaca kata-kata sederhana dengan percaya diri dan menyenangkan melalui kegiatan bermain kartu kata, mencocokkan kata dengan gambar, membaca bersama, serta menggunakan bacaan dan tayangan yang menarik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

๐Ÿ’ซATP:

Peserta didik mengenali lima panca indra, yaitu mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit, serta menyebutkan fungsi masing-masing panca indra melalui kegiatan mengamati gambar, benda konkret, dan lingkungan sekitar.

๐Ÿ’ซMateri Bahasa Indonesia

Model/Metode pembelajaran: Think Pair Share

Media Pembelajaran/Alat Peraga: LKPD, Video pembelajaran

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A ๐Ÿ’–
How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. ๐Ÿคฒ
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.
Membaca Kata dan Kalimat Sederhana tentang Anggota Tubuh

1. Mengenal Anggota Tubuh

Tubuh kita memiliki banyak anggota tubuh. Setiap anggota tubuh memiliki nama dan fungsi yang berbeda.

Contoh anggota tubuh:

  • ๐Ÿ‘€ Mata untuk melihat.
  • ๐Ÿ‘‚ Telinga untuk mendengar.
  • ๐Ÿ‘ƒ Hidung untuk mencium bau.
  • ๐Ÿ‘„ Mulut untuk berbicara dan makan.
  • ๐Ÿ‘… Lidah untuk mengecap rasa.
  • ✋ Tangan untuk memegang.
  • ๐Ÿฆถ Kaki untuk berjalan.
  • ๐Ÿฆท Gigi untuk mengunyah makanan.
  • ๐Ÿ’‡ Rambut untuk melindungi kepala.
2. Membaca Kata Sederhana

Kata sederhana dapat dibaca 


hi-dung → hidung

mu-lut → mulut

ta-ngan → tangan

ka-ki → kaki

gi-gi → gigi

3. Membaca Kalimat Sederhana

Kalimat sederhana terdiri dari beberapa kata yang memiliki makna.


Contoh:


Ini mata saya.

Saya punya dua tangan.

Tangan untuk memegang.

Kaki untuk berjalan.

Saya merawat gigi.

Mata saya untuk melihat.

Saya menjaga tubuh tetap bersih.

4. Cara Membaca dengan Baik

Saat membaca, kita perlu:


Mengenali huruf dan kata.

Membaca kata dengan lafal yang benar.

Membaca dengan suara yang jelas.

Membaca kalimat dari kiri ke kanan.


๐Ÿ’ซSoal/Post test



๐Ÿ’ซKesimpulan 

Anggota tubuh memiliki nama dan fungsi masing-masing. Kita dapat belajar membaca dengan menggunakan kata dan kalimat sederhana tentang anggota tubuh. Dengan rajin membaca dan berlatih, kita dapat membaca dengan lancar, benar, dan percaya diri

Jumat, 4 September 2026

  Materi Ajar, Jumat, 04 September 2026   ๐Ÿ’ซIDENTITAS Nama Guru : Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd. Mapel: Kokulikuler  Har...