About

Senin, 26 Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026

 

Materi Ajar/ Senin, 26 Oktober 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Pendidikan Pancasila 

Hari/ Tanggal: Senin/ 26 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

💫TP:

Menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat mengenali dan menyadari pentingnya mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan keluarga.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga, seperti merapikan mainan, membantu orang tua, dan tidur tepat waktu.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat mempraktikkan sikap mematuhi aturan keluarga melalui bermain peran atau menceritakan pengalaman sehari-hari dengan percaya diri.

💫ATP: 

Peserta didik mengenali manfaat aturan di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning 

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test


1. Pengertian Mematuhi Aturan

Mematuhi aturan adalah melakukan sesuatu sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Aturan di rumah dibuat agar semua anggota keluarga hidup dengan tertib dan nyaman.

2. Contoh Mematuhi Aturan di Rumah

  • Merapikan tempat tidur setelah bangun tidur.

  • Berpamitan kepada orang tua saat akan pergi.

  • Membantu orang tua membersihkan rumah.

  • Belajar sesuai jadwal.

  • Menonton televisi sesuai waktu yang ditentukan.

  • Meletakkan mainan kembali setelah digunakan.

3. Manfaat Mematuhi Aturan

Manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga adalah:

  1. Hidup menjadi tertib, karena setiap anggota keluarga melakukan kewajibannya.

  2. Rumah menjadi bersih dan rapi, karena semua anggota keluarga menjaga kebersihan.

  3. Keluarga menjadi harmonis, karena saling menghormati dan menyayangi.

  4. Melatih kedisiplinan, agar terbiasa melakukan hal-hal yang baik.

  5. Menumbuhkan tanggung jawab, karena setiap orang melaksanakan tugasnya.

  6. Menciptakan suasana nyaman dan aman di rumah.

4. Akibat Tidak Mematuhi Aturan

Jika aturan tidak dipatuhi, rumah bisa menjadi berantakan, kegiatan terganggu, dan anggota keluarga merasa tidak nyaman.

💫Soal Post Test

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1. Apa manfaat mematuhi aturan di rumah?

Jawab: __________________________________

2. Mengapa kita harus merapikan tempat tidur setelah bangun tidur?

Jawab: __________________________________

3. Apa manfaat membantu orang tua membersihkan rumah?

Jawab: __________________________________

4. Bagaimana perasaan anggota keluarga jika semua mematuhi aturan?

Jawab: __________________________________

5. Sebutkan satu manfaat mematuhi aturan di lingkungan keluarga!

Jawab: __________________________________

Kunci Jawaban

  1. Agar hidup tertib dan nyaman.

  2. Agar kamar menjadi rapi dan bersih.

  3. Agar rumah bersih dan pekerjaan menjadi ringan.

  4. Senang dan bahagia.

  5. Melatih kedisiplinan / menumbuhkan tanggung jawab / membuat keluarga rukun.

💫Kesimpulan

Mematuhi aturan di lingkungan keluarga sangat penting. Dengan mematuhi aturan, kita belajar menjadi anak yang disiplin, bertanggung jawab, tertib, dan menyayangi keluarga.

Senin, 26 Oktober 2026

 

Materi Ajar/ Senin, 26 Oktober 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Senin/ 26 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Menulis Huruf Konsonan (n, p, q, r, s)

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital; mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik; dan menulis berbagai tipe teks sederhana tentang diri, keluarga, dan/atau lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana.

💫TP:

Menulis permulaan dengan benar di atas kertas dan/atau melalui media digital.

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat mengenali dan menyadari pentingnya menulis huruf, suku kata, kata, dan kalimat sederhana dengan bentuk yang benar dan rapi.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menerapkan keterampilan menulis permulaan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menulis nama sendiri, nama anggota keluarga, dan kata-kata sederhana di atas kertas atau melalui media digital.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat berlatih menulis huruf, suku kata, dan kata sederhana melalui kegiatan menebalkan huruf, menyalin kata, atau permainan menulis yang menyenangkan dengan percaya diri.

💫ATP: 

  • Peserta didik mampu mengenali bentuk huruf alfabet dengan benar.
  • Peserta didik mampu menebalkan dan menyalin huruf alfabet dengan bentuk yang benar.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

💫Materi Bahasa Indonesia 

A. Mengenal Huruf Konsonan

Huruf konsonan adalah huruf selain huruf vokal (a, i, u, e, o).

Hari ini kita akan belajar mengenal, membaca, dan menulis huruf konsonan n, p, q, r, s.

1. Huruf n

  • Huruf kecil: n

  • Huruf kapital: N

  • Contoh kata: nanas, nasi, nenek

  • Suku kata: na – ni – nu – ne – no

2. Huruf p

  • Huruf kecil: p

  • Huruf kapital: P

  • Contoh kata: padi, paku, pisang

  • Suku kata: pa – pi – pu – pe – po

3. Huruf q

  • Huruf kecil: q

  • Huruf kapital: Q

  • Contoh kata: Quran, Qatar

  • Huruf q sering ditemukan bersama huruf u, seperti pada kata Quran.

4. Huruf r

  • Huruf kecil: r

  • Huruf kapital: R

  • Contoh kata: roti, rumah, rusa

  • Suku kata: ra – ri – ru – re – ro

5. Huruf s

  • Huruf kecil: s

  • Huruf kapital: S

  • Contoh kata: sapi, susu, sapu

  • Suku kata: sa – si – su – se – so

B. Cara Menulis Huruf

Perhatikan bentuk huruf berikut.

Huruf kecil    

Huruf kapital    

Latihan menulis

n

N

n n n n n

p

P

p p p p p

q

Q

q q q q q

r

R

r r r r r

s

S

s s s s s

Tips menulis:

  • Pegang pensil dengan benar.

  • Perhatikan bentuk setiap huruf.

  • Tulislah huruf dengan rapi.

  • Berlatihlah secara berulang.

💫Soal Post test


Kesimpulan

Hari ini kita belajar mengenal dan menulis huruf konsonan n, p, q, r, dan s. Kita juga belajar membaca suku kata dan mengenali kata yang diawali dengan huruf-huruf tersebut. Berlatihlah setiap hari agar tulisan semakin rapi dan mudah dibaca

Rabu, 21 Oktober 2026

Rabu, 21 Oktober 2026

 

Materi Ajar/ Rabu, 21 Oktober 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Pendidikan Pancasila 

Hari/ Tanggal: Rabu/ 21 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal contoh-contoh aturan di lingkungan keluarga.

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

💫TP:

Menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga.

Mindful (Berkesadaran): Peserta didik dapat mengenali dan menyadari pentingnya mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan keluarga.

Meaningful (Bermakna): Peserta didik dapat menunjukkan contoh sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga, seperti merapikan mainan, membantu orang tua, dan tidur tepat waktu.

Joyful (Menyenangkan): Peserta didik dapat mempraktikkan sikap mematuhi aturan keluarga melalui bermain peran atau menceritakan pengalaman sehari-hari dengan percaya diri.

💫ATP: 

Peserta didik mengenali contoh aturan di lingkungan keluarga.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning 

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test


Aturan di lingkungan keluarga adalah ketentuan yang harus dipatuhi oleh setiap anggota keluarga agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, dan nyaman.

Contoh Aturan di Lingkungan Keluarga

  1. Bangun tidur tepat waktu.

  2. Merapikan tempat tidur setelah bangun.

  3. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan.

  4. Membantu orang tua membersihkan rumah.

  5. Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.

  6. Meminta izin sebelum pergi keluar rumah.

  7. Mencuci tangan sebelum makan.

  8. Menyimpan mainan setelah digunakan.

  9. Belajar sesuai jadwal.

  10. Tidur tepat waktu.

Contoh aturan yang tidak boleh dilakukan di lingkungan keluarga 

  1. Tidak boleh membentak orang tua.
  2. Tidak boleh berkata kasar kepada anggota keluarga.
  3. Tidak boleh bertengkar dengan saudara.
  4. Tidak boleh membuang sampah sembarangan di rumah.
  5. Tidak boleh merusak barang milik keluarga.
  6. Tidak boleh berbohong kepada orang tua.
  7. Tidak boleh bermain saat waktunya belajar.
  8. Tidak boleh pergi keluar rumah tanpa izin.
  9. Tidak boleh mengganggu anggota keluarga yang sedang beristirahat.
  10. Tidak boleh membiarkan mainan berserakan setelah bermain.

Manfaat Mematuhi Aturan

  • Rumah menjadi rapi dan bersih.

  • Kehidupan keluarga menjadi tertib.

  • Anggota keluarga merasa aman dan nyaman.

  • Melatih sikap disiplin dan tanggung jawab.

  • Menciptakan kerukunan dalam keluarga.

💫Soal Post test 


💫Kesimpulan 
Kita harus mematuhi aturan di lingkungan keluarga agar tercipta kehidupan yang tertib, nyaman, dan harmonis.

Rabu, 21 Oktober 2026

 

Materi Ajar/ Rabu, 21 Oktober 2026

  

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Seni Budaya dan Prakarya

Hari/ Tanggal: Rabu/ 21 Oktober 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Membuat Karya Seni Menggunakan Warna Primer dan Sekunder

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

💫TP:
Peserta didik dapat merefleksikan karya seni rupa yang dibuatnya sendiri dengan menggunakan warna dasar (primer).

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik dapat mengamati dan mengenali karya seni rupa yang telah dibuatnya dengan menggunakan warna dasar (merah, kuning, dan biru), serta menyadari pilihan warna yang digunakan dalam karyanya.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik dapat menceritakan pengalaman sederhana saat membuat karya, seperti alasan memilih warna, bagian yang paling disukai, dan kesulitan yang dialami ketika menggunakan warna dasar.

Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik dapat menunjukkan rasa senang dan percaya diri terhadap karya yang dibuat dengan cara menceritakan, menunjukkan, atau memajang hasil karyanya serta menghargai karya teman.

💫ATP: 

Peserta didik dapat mengenal warna dasar (primer): merah, kuning, dan biru.

Model/Metode pembelajaran: PjBL

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

Membuat Karya Seni Menggunakan Warna Primer dan Sekunder

1. Warna Primer

Warna primer adalah warna dasar yang tidak dapat dibuat dari campuran warna lain.

Warna primer terdiri atas:

  • 🔴 Merah

  • 🟡 Kuning

  • 🔵 Biru

2. Warna Sekunder

Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari campuran dua warna primer.

Contoh warna sekunder:

Merah + Kuning = Jingga (Oranye)

Kuning + Biru = Hijau

Merah + Biru = Ungu

3. Cara Membuat Karya Seni

  1. Siapkan kertas gambar, pensil, dan alat mewarnai.

  2. Buat gambar sederhana, seperti bunga, rumah, kupu-kupu, atau ikan.

  3. Warnai gambar menggunakan warna primer dan sekunder.

  4. Rapikan gambar agar terlihat indah.

4. Manfaat Membuat Karya Seni

  • Mengenal berbagai macam warna.

  • Melatih kreativitas dan imajinasi.

  • Melatih keterampilan mewarnai.

  • Menghasilkan karya seni yang menarik.

💫 Evaluasi 

💫Kesimpulan

Warna primer terdiri atas merah, kuning, dan biru. Warna sekunder terdiri atas jingga, hijau, dan ungu yang diperoleh dari campuran dua warna primer. Kedua kelompok warna tersebut dapat digunakan untuk membuat karya seni yang indah.

Rabu, 30 September 2026

Rabu, 30 September 2026

 

Materi Ajar/ Rabu, 30 September 2026

 

💫IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Pendidikan Pancasila

Hari/ Tanggal: Rabu / 30 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengenal pengertian aturan di lingkungan keluarga.

Pertemuan ke: 1

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Mengenal aturan di lingkungan keluarga; menunjukkan dan menceritakan sikap mematuhi aturan di lingkungan keluarga. 

💫TP:

Peserta didik dapat mengenal aturan di lingkungan keluarga.

1. Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik mampu mengenali dan menyadari berbagai aturan yang berlaku di lingkungan keluarga, seperti merapikan tempat tidur, meminta izin sebelum keluar rumah, berbicara sopan kepada anggota keluarga, dan membantu menjaga kebersihan rumah.

2. Meaningful (Bermakna)
Peserta didik mampu menjelaskan manfaat mematuhi aturan dalam keluarga serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari, misalnya mematuhi jadwal belajar, merapikan mainan setelah bermain, dan membantu orang tua.

3. Joyful (Menggembirakan)
Peserta didik mampu menunjukkan perilaku mematuhi aturan keluarga melalui kegiatan yang menyenangkan, seperti bermain peran, mencocokkan gambar perilaku dengan aturan, bercerita tentang aturan di rumah, atau bermain kartu “Boleh dan Tidak Boleh”.

💫ATP:

Peserta didik mampu mengenali berbagai aturan sederhana yang berlaku di lingkungan keluarga melalui gambar, cerita, dan pengalaman sehari-hari.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

💫Materi Pendidikan Pancasila



1. Pengertian Aturan
Aturan adalah ketentuan yang dibuat dan disepakati untuk mengatur perilaku agar kehidupan menjadi tertib, aman, dan nyaman.

2. Aturan di Lingkungan Keluarga
Aturan di lingkungan keluarga adalah ketentuan yang harus dilakukan oleh setiap anggota keluarga ketika berada di rumah. Aturan dibuat agar semua anggota keluarga dapat hidup dengan rukun dan saling menghargai.

3. Contoh Aturan di Keluarga

  • Bangun tidur tepat waktu.
  • Merapikan tempat tidur setelah bangun.
  • Berbicara dengan sopan kepada anggota keluarga.
  • Meminta izin kepada orang tua sebelum pergi.
  • Merapikan mainan setelah bermain.
  • Mencuci tangan sebelum makan.
  • Membantu menjaga kebersihan rumah.
  • Belajar sesuai waktu yang telah ditentukan.

4. Mengapa Kita Harus Mematuhi Aturan?
Mematuhi aturan membuat:

  • Rumah menjadi tertib.
  • Keluarga menjadi aman dan nyaman.
  • Anggota keluarga saling menghargai.
  • Pekerjaan di rumah menjadi lebih teratur.
  • Kehidupan keluarga menjadi rukun dan harmonis.

💫Evaluasi

📝 Soal Isian: Mengenal Aturan

  1. Aturan adalah ketentuan yang harus kita __________.
  2. Aturan dibuat agar kehidupan menjadi __________ dan teratur.
  3. Aturan yang berlaku di rumah disebut aturan di lingkungan __________.
  4. Kita harus berbicara __________ kepada orang tua.
  5. Setelah bermain, kita harus __________ mainan.

💫Kesimpulan 
Aturan di lingkungan keluarga adalah ketentuan yang harus dipatuhi oleh anggota keluarga agar kehidupan di rumah menjadi tertib, aman, nyaman, dan rukun. Sebagai anak, kita dapat mematuhi aturan dengan melakukan kebiasaan baik setiap hari.

Rabu, 30 September 2026

 

Materi Ajar/ Rabu, 30 September 2026

IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Seni Budaya dan Prakarya

Hari/ Tanggal: Rabu/ 30 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Mengidentifikasi Warna Primer pada Benda Sekitar

Pertemuan ke: 2

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Merefleksikan dan mengapresiasi karya diri sendiri.

💫TP:
Peserta didik dapat merefleksikan karya seni rupa yang dibuatnya sendiri dengan menggunakan warna dasar (primer).

Mindful (Berkesadaran):
Peserta didik dapat mengamati dan mengenali karya seni rupa yang telah dibuatnya dengan menggunakan warna dasar (merah, kuning, dan biru), serta menyadari pilihan warna yang digunakan dalam karyanya.

Meaningful (Bermakna):
Peserta didik dapat menceritakan pengalaman sederhana saat membuat karya, seperti alasan memilih warna, bagian yang paling disukai, dan kesulitan yang dialami ketika menggunakan warna dasar.

Joyful (Menyenangkan):
Peserta didik dapat menunjukkan rasa senang dan percaya diri terhadap karya yang dibuat dengan cara menceritakan, menunjukkan, atau memajang hasil karyanya serta menghargai karya teman.

💫ATP: 

Peserta didik dapat mengenal warna dasar (primer): merah, kuning, dan biru.

Model/Metode pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Soal post test

💫Materi Seni Budaya

🎨 Apa Itu Warna Primer?


Warna primer adalah warna dasar yang tidak berasal dari campuran warna lain. Ada 3 warna primer, yaitu:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru

🏠 Warna Primer di Sekitar Kita

Kita dapat menemukan warna primer pada berbagai benda di lingkungan sekitar.

  • 🔴 Merah: apel, bunga, tas, mobil-mobilan.
  • 🟡 Kuning: pisang, matahari, pensil, bunga matahari.
  • 🔵 Biru: langit, buku, balon, pakaian.

👀 Cara Mengidentifikasi Warna Primer

Untuk mengenali warna primer, peserta didik dapat:

  1. Mengamati benda yang ada di sekitar.
  2. Menyebutkan warna benda tersebut.
  3. Mengelompokkan benda berdasarkan warna merah, kuning, dan biru.
  4. Membandingkan warna pada beberapa benda.
  5. Menyebutkan contoh benda yang memiliki warna primer.
💫Soal  Post Test

💫Kesimpulan

Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru. Warna-warna tersebut banyak ditemukan pada benda di sekitar kita. Dengan mengamati lingkungan, kita dapat belajar mengenali, menyebutkan, dan mengelompokkan benda berdasarkan warna primernya.

Selasa, 29 September 2026

Selasa, 28 September 2026

 

Materi Ajar/ Selasa, 29 September 2026

 

IDENTITAS

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Mapel: Bahasa Indonesia

Hari/ Tanggal: Selasa / 29 September 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Materi: Menemukan Pendapat Sederhana dalam Percakapan

Pertemuan ke: 10

💫Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim. 

Good Morning, ananda sholeh dan sholehah kelas 1.A 💖

How Are You Today? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨

Anak-anak, Allah memiliki nama-nama yang indah, di antaranya Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq. Dengan mengenalnya, kita belajar menjadi anak yang baik dan jujur dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah adalah Al-Khaliq, yang menciptakan kita dan seluruh alam. Karena Allah selalu mengetahui apa yang kita lakukan, kita harus berkata dan bertindak jujur, meskipun tidak ada yang melihat. Contohnya, mengakui kesalahan dan tidak menyontek.
  2. Al-Malik (Maha Merajai/Menguasai): Allah adalah Al-Malik, pemilik dan penguasa seluruh alam. Kita harus menaati aturan dan berkata sesuai kenyataan. Contohnya, mengembalikan barang milik teman yang ditemukan dan mengatakan yang sebenarnya kepada guru.
  3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah adalah Ar-Razzaq, yang memberikan rezeki kepada seluruh makhluk. Kita mensyukuri rezeki dengan tidak mengambil milik orang lain dan selalu jujur. Contohnya, mengatakan jumlah uang yang diberikan orang tua dan tidak berbohong tentang makanan atau barang yang kita terima.

💫CP:

Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar;mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar; dan menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang dibaca, dipirsa, atau didengar tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

💫TP:

Merespons dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain (teman, pendidik, dan/atau orang dewasa) dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik dapat secara sadar memperhatikan dan mengenali cara bertanya, menjawab, serta menanggapi komentar orang lain dengan baik dan santun dalam percakapan tentang diri, keluarga, kesehatan, dan lingkungan sekitar.

Meaningful (Bermakna)

Peserta didik dapat memahami dan mengaitkan penggunaan kalimat tanya, jawaban, dan tanggapan yang santun dengan pengalaman sehari-hari, baik saat berbicara dengan teman, pendidik, maupun anggota keluarga.

Joyful (Menyenangkan)

Peserta didik dapat mempraktikkan kemampuan bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar secara kreatif dan menyenangkan melalui kegiatan bermain peran, percakapan berpasangan, permainan kartu pertanyaan, cerita bergambar, atau diskusi interaktif tentang kehidupan sehari-hari.

💫ATP

Peserta didik dapat mengenali contoh pendapat singkat dan memahami cara menyampaikan pendapat tentang kegiatan sehari-hari dengan kalimat sederhana.

Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning

Media Pembelajaran/Alat Peraga: Video Pembelajaran, Gambar Visual, Soal post test

💫Materi Bahasa Indonesia

Menemukan Pendapat Sederhana dalam Percakapan

1. Apa itu pendapat?
Pendapat adalah pikiran, perasaan, atau pandangan seseorang tentang sesuatu. Setiap orang dapat memiliki pendapat yang berbeda.

2. Pendapat dalam percakapan
Pendapat dapat disampaikan ketika kita sedang berbicara dengan orang lain. Kita dapat menemukan pendapat dengan memperhatikan apa yang dikatakan oleh seseorang.

Contoh:

  • Siti: “Menurutku, bermain bersama teman sangat menyenangkan.”
  • Budi: “Menurutku, membaca buku juga menyenangkan.”

Pendapat Siti adalah bermain bersama teman sangat menyenangkan.

3. Kata-kata yang menunjukkan pendapat
Beberapa kata yang dapat digunakan untuk menyampaikan pendapat:

  • Menurutku ...
  • Menurut saya ...
  • Aku pikir ...
  • Aku rasa ...
  • Bagiku ...
  • Menurut pendapatku ...

4. Contoh menemukan pendapat dalam percakapan

Ani: “Bagaimana menurutmu tentang taman sekolah?”
Rani: “Menurutku, taman sekolah sangat indah.”
Ani: “Aku juga suka karena banyak bunganya.”

Pendapat Rani adalah: taman sekolah sangat indah.

5. Cara menemukan pendapat sederhana

  1. Dengarkan percakapan dengan baik.
  2. Perhatikan apa yang dikatakan setiap orang.
  3. Cari kalimat yang berisi pikiran atau pandangan seseorang.
  4. Tentukan siapa yang menyampaikan pendapat.
  5. Sampaikan kembali pendapat tersebut dengan kalimat sederhana.

6. Sikap saat mendengarkan pendapat

  • Mendengarkan teman dengan baik.
  • Tidak memotong pembicaraan.
  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Tidak mengejek pendapat teman.
  • Boleh memiliki pendapat yang berbeda.

💫Soal post test


💫Kesimpulan 
Pendapat adalah pikiran atau pandangan seseorang terhadap sesuatu. Dalam percakapan, kita dapat menemukan pendapat dengan mendengarkan dan memahami apa yang dikatakan oleh seseorang. Kita juga harus menghargai pendapat orang lain meskipun berbeda dengan pendapat kita.

Senin, 26 Oktober 2026

  Materi Ajar/ Senin, 26 Oktober 2026   💫IDENTITAS Nama Guru : Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd. Mapel: Pendidikan Pancasi...