Pada akhir fase A, peserta didik mampu menyimak, membaca, dan memirsa teks sastra sederhana (puisi dan pantun) dengan lancar, memahami isi teks, serta menanggapi secara lisan dengan bahasa yang santun dan percaya diri.
Elemen: Membaca dan Memirsa
🧑🏫 Metode Pembelajaran
Membaca nyaring (read aloud)
Tanya jawab interaktif
Diskusi sederhana
Penugasan individu
Bermain kartu kata (puisi dan pantun)
🧸 Alat Peraga
Buku teks Bahasa Indonesia Kelas 2
Kartu contoh puisi dan pantun
Gambar pendukung (alam, keluarga, sekolah)
Papan tulis dan spidol
💡 Pertanyaan Pemantik
Anak-anak, siapa yang suka membaca atau mendengar cerita?
Pernahkah kalian mendengar puisi atau pantun?
Bagaimana perasaan kalian saat mendengarkan puisi?
Menurut kalian, mengapa pantun terdengar lucu dan menarik?
📖 Materi Pembelajaran
✨ Puisi
Puisi adalah karya sastra yang menggunakan kata-kata indah untuk menyampaikan perasaan atau cerita.
Ciri-ciri puisi sederhana:
Terdiri dari beberapa baris
Menggunakan kata-kata indah
Dibaca dengan ekspresi dan intonasi
Contoh Puisi:
Mentari pagi bersinar cerah Menyinari bumi tercinta Aku senang pergi ke sekolah Belajar bersama teman semua
🌸 Pantun
Pantun adalah karya sastra lama yang terdiri dari empat baris.
Ciri-ciri pantun:
Baris 1 dan 2 disebut sampiran
Baris 3 dan 4 disebut isi
Memiliki rima a-b-a-b
Contoh Pantun:
Pergi ke taman memetik melati Melati putih harum baunya Rajin belajar setiap hari Agar pintar dan membanggakan orang tua
📝 Contoh Soal Evaluasi
Puisi biasanya dibaca dengan … a. Marah b. Ekspresi c. Pelan tanpa suara
Pantun terdiri dari … baris. a. 2 b. 3 c. 4
Baris pertama dan kedua dalam pantun disebut … Jawaban: ___________
Sebutkan satu perbedaan antara puisi dan pantun! Jawaban: _______________________
✅ Kesimpulan Pembelajaran
Hari ini kita telah belajar tentang puisi dan pantun. Puisi dan pantun adalah karya sastra yang indah dan menyenangkan. Puisi berisi perasaan dan cerita, sedangkan pantun memiliki aturan baris dan rima. Dengan membaca puisi dan pantun, kita dapat melatih kemampuan membaca, berbicara, dan mengekspresikan perasaan dengan percaya diri.
Senin, 09 Februari 2026
MATEMATIKA"
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم
Hari/Tanggal : senin , 9 februari 2026
Sekolah : SD Al - Azhar 3
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
📚 BAB 6: (membandingkan berat benda)
🎯 Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu membandingkan berat benda dengan menggunakan istilah **lebih berat**, **lebih ringan**, dan **sama berat** melalui kegiatan mengamati dan mencoba secara langsung.
---
🧠 Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:
1. Menjelaskan pengertian berat benda
2. Membandingkan dua benda berdasarkan beratnya
3. Menggunakan istilah lebih berat, lebih ringan, dan sama berat dengan tepat
---
🧩 Metode Pembelajaran
Metode yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah:
1. **Ceramah interaktif** – guru menjelaskan konsep berat benda
2. **Tanya jawab** – menggali pemahaman awal siswa
3. **Demonstrasi** – guru memperagakan perbandingan berat benda
4. **Praktik langsung** – siswa mencoba membandingkan berat benda
5. **Diskusi sederhana** – siswa menyampaikan hasil pengamatan
---
🧰 Alat dan Peraga Pembelajaran
Alat dan peraga yang digunakan antara lain:
* Timbangan sederhana / neraca
* Buku tulis
* Pensil
* Penghapus
* Botol kosong
* Botol berisi air
* Batu
* Kapas
*(Alat peraga dapat disesuaikan dengan benda yang ada di lingkungan kelas)*
---
📦 Materi Pembelajaran
**Membandingkan Berat Benda**
Berat benda adalah ukuran seberapa berat atau ringannya suatu benda.
Untuk membandingkan berat benda, kita dapat:
* Mengangkat langsung benda tersebut
* Menggunakan timbangan atau neraca
#### Istilah dalam membandingkan berat:
* **Lebih berat**
* **Lebih ringan**
* **Sama berat**
📌 Contoh:
* Batu lebih berat daripada kapas
* Buku lebih berat daripada pensil
* Dua penghapus dengan ukuran sama memiliki berat yang sama
---
🔍 Langkah Kegiatan Pembelajaran
**1. Pendahuluan**
* Guru memberi salam dan doa
* Apersepsi tentang benda di sekitar
* Menyampaikan tujuan pembelajaran
**2. Kegiatan Inti**
* Guru mendemonstrasikan perbandingan berat dua benda
* Siswa mencoba membandingkan berat benda secara berkelompok
* Siswa menyebutkan hasil perbandingan dengan istilah yang tepat
**3. Penutup**
* Refleksi bersama
* Guru dan siswa menyimpulkan materi
* Pemberian motivasi
---
❓ Pertanyaan Pemantik
1. Mengapa tas sekolah terasa berat?
2. Bagaimana cara mengetahui benda mana yang lebih berat?
3. Apakah benda besar selalu lebih berat?
---
✏️ Latihan Soal
1. Manakah yang lebih berat, buku atau penghapus?
2. Manakah yang lebih ringan, kapas atau batu?
3. Dua buah apel dengan ukuran sama mempunyai berat yang bagaimana?
4. Botol berisi air dibandingkan botol kosong, mana yang lebih berat?
5. Lingkari jawaban yang benar:
Tas sekolah ____ dari pensil
a. lebih ringan
b. lebih berat
---
✅ Kunci Jawaban
1. Buku
2. Kapas
3. Sama berat
4. Botol berisi air
5. b. lebih berat
---
🌟 Penutup
Dengan alat peraga dan kegiatan praktik langsung, siswa dapat memahami konsep membandingkan berat benda secara lebih nyata dan menyenangkan.
Peserta didik mampu mengenal dan membuat karya seni rupa sederhana dengan memperhatikan bentuk, bahan, dan teknik secara kreatif serta bertanggung jawab.
---
## **Tujuan Pembelajaran**
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pengertian karya seni rupa 3 dimensi.
2. Menyebutkan contoh karya seni rupa 3 dimensi.
3. Mengidentifikasi bahan dan alat karya 3 dimensi.
4. Menunjukkan sikap kreatif, rapi, dan percaya diri dalam berkarya.
---
## **Materi Pembelajaran**
Karya seni rupa **3 dimensi** adalah karya seni yang memiliki **panjang, lebar, dan tinggi**, sehingga dapat dilihat dari berbagai arah.
### Contoh karya seni rupa 3 dimensi:
* Patung
* Vas bunga
* Miniatur rumah
* Mainan dari plastisin atau tanah liat
### Bahan dan alat:
* **Bahan**: tanah liat, plastisin, kertas, kardus, bahan alam
* **Alat**: gunting, lem, tangan, tusuk sate
---
## **Kegiatan Pembelajaran**
1. Guru menjelaskan materi karya seni rupa 3 dimensi.
2. Peserta didik mengamati contoh karya 3 dimensi.
3. Tanya jawab dan diskusi.
4. Peserta didik mengerjakan ulangan harian.
---
## **Ulangan Harian (Essay)**
**Petunjuk:** Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan karya seni rupa 3 dimensi?
2. Sebutkan dua contoh karya seni rupa 3 dimensi yang ada di sekitar kita!
3. Mengapa karya seni 3 dimensi dapat dilihat dari berbagai arah?
4. Sebutkan dua bahan yang dapat digunakan untuk membuat karya 3 dimensi!
5. Apa perbedaan karya seni 2 dimensi dan 3 dimensi?
6. Sebutkan alat sederhana yang bisa digunakan untuk membuat karya 3 dimensi di sekolah!
7. Karya dari tanah liat termasuk karya seni 2 dimensi atau 3 dimensi? Jelaskan!
8. Mengapa kita harus bekerja dengan rapi dan hati-hati saat membuat karya 3 dimensi?
9. Sebutkan satu contoh karya 3 dimensi yang pernah kamu buat di sekolah!
10. Apa yang kamu rasakan setelah berhasil membuat karya seni 3 dimensi sendiri?
---
## **Kunci Jawaban**
1. Karya seni rupa 3 dimensi adalah karya seni yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi serta dapat dilihat dari berbagai arah.
2. Contoh karya seni rupa 3 dimensi: patung, vas bunga, miniatur rumah, mainan.
3. Karena memiliki bentuk ruang (panjang, lebar, dan tinggi).
4. Bahan karya 3 dimensi misalnya tanah liat, plastisin, kertas, dan kardus.
5. Karya 2 dimensi memiliki panjang dan lebar, sedangkan karya 3 dimensi memiliki panjang, lebar, dan tinggi.
6. Alat sederhana seperti gunting, lem, tangan, dan tusuk sate.
7. Termasuk karya seni 3 dimensi karena memiliki bentuk ruang dan dapat dilihat dari berbagai arah.
8. Agar hasil karya rapi, bagus, aman, dan tidak merusak bahan.
9. Contoh jawaban: patung dari plastisin, miniatur rumah, atau bentuk hewan.
10. Merasa senang, bangga, puas, dan percaya diri.
---
## **Penutup**
Melalui pembelajaran karya seni rupa 3 dimensi, peserta didik dapat melatih kreativitas, ketelitian, dan rasa percaya diri dalam berkarya 🎨✨