About

Kamis, 20 Agustus 2026

Kamis, 20 Agustus 2026

 

Materi Ajar/ Kamis 20 Agustus 2026

 

HARI/TANGGAL: Kamis/ 20 Agustus 2026

GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

FASE/KELAS: A/ 1A

MAPEL: Matematika

πŸ’«Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^


πŸ’«Capaian Pembelajaran MTK 

1.1. Bilangan

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan.

πŸ’« Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat membandingkan dan mengurutkan bilangan.

πŸ’«Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mengenali banyak benda dan lambang bilangan, kemudian membandingkan dua bilangan dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan simbol ><, dan =. Selanjutnya, peserta didik menentukan bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan.

πŸ’«Materi Pokok
Membandingkan bilangan (lebih besar, lebih kecil, dan sama dengan).

πŸ’«Alokasi Waktu: 1x pertemuan

πŸ’«Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning/Deep Learning

πŸ’«Media Pembelajaran: Stik Ice Cream, sedotan, buku  (Benda konkret), Video Pembelajaran

πŸ’«Apersepsi

Guru mengajak peserta didik mengamati benda-benda di sekitar kelas seperti buku, pensil, dan teman-teman di kelas. Guru kemudian meminta peserta didik membandingkan jumlah benda yang ada di meja guru dan meja siswa.

 Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT

“Anak-anak, Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan jumlah yang berbeda-beda. Ada yang sedikit, ada yang banyak, dan semuanya teratur. Dengan belajar membandingkan bilangan, kita belajar melihat ciptaan Allah dengan lebih teliti dan bersyukur atas segala nikmat-Nya.”

Sebagaimana Rasulullah ο·Ί bersabda: Barangsiapa tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

 Pertanyaan (Penalaran Kritis)

  • Mana yang lebih banyak, buku atau pensil di meja? Mengapa?
  • Bagaimana cara mengetahui benda yang jumlahnya lebih sedikit?
  • Apakah dua kelompok benda bisa memiliki jumlah yang sama?

Materi Matematika

1. Pengertian Membandingkan Bilangan

Membandingkan bilangan berarti melihat dua bilangan untuk mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau jumlahnya sama.

Contoh:

8 lebih besar dari 5.

3 lebih kecil dari 7.

6 sama dengan 6.


2. Bilangan Lebih Besar

Bilangan disebut lebih besar jika nilainya lebih banyak.

Simbol yang digunakan adalah >.

Contoh:

9 > 4 → dibaca 9 lebih besar dari 4.

15 > 10 → dibaca 15 lebih besar dari 10.

Cara mudah:

Bayangkan tanda > seperti mulut buaya. Mulut buaya selalu terbuka ke arah bilangan yang lebih besar. 🐊

3. Bilangan Lebih Kecil

Bilangan disebut lebih kecil jika nilainya lebih sedikit.

Simbol yang digunakan adalah <.

Contoh:

3 < 8 → dibaca 3 lebih kecil dari 8.

7 < 12 → dibaca 7 lebih kecil dari 12.


4. Bilangan Sama dengan

Dua bilangan disebut sama dengan jika memiliki nilai yang sama.

Simbol yang digunakan adalah =.

Contoh:

5 = 5 → dibaca 5 sama dengan 5.

10 = 10 → dibaca 10 sama dengan 10.


5. Membandingkan Bilangan dengan Benda

Kita dapat membandingkan bilangan dengan menghitung jumlah benda.

🍎🍎🍎🍎🍎 → 5 apel

🍎🍎🍎 → 3 apel

Karena 5 apel lebih banyak daripada 3 apel, maka: 5 > 3

Video pembelajaran:


Evaluasi/Assesment:
LKPD Matematika


πŸ’« Kesimpulan 
Membandingkan bilangan digunakan untuk mengetahui bilangan mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan. Untuk membandingkan bilangan, kita dapat menggunakan benda konkret, gambar, garis bilangan, dan simbol ><, serta =.

πŸ’«Refleksi

Rabu, 19 Agustus 2026

 SBdP:

Pertanyaan: (penalaran kritis)

·         Apakah kalian pernah melihat pohon? Pohon apa yang sering kalian lihat?

Bagaimana cara mata kita membedakan bentuk daun, arah garis ranting pohon, warna bunga, hingga membayangkan kasar-halusnya batang pohon itu saat kita mengamatinya?? πŸ’£ Orientasi Masalah

Materi SBdP:

🎨 Unsur-Unsur Rupa

Dalam seni rupa, terdapat beberapa unsur yang dapat kita lihat dan rasakan. Empat unsur rupa yang dipelajari adalah garis, warna, bentuk, dan tekstur.

1. Garis

Garis adalah goresan yang memanjang.

Contoh garis:

  • Garis lurus
  • Garis lengkung
  • Garis zig-zag
  • Garis bergelombang

2. Warna

Warna membuat karya seni menjadi lebih menarik.
Contoh warna:

  • πŸ”΄ Merah
  • 🟑 Kuning
  • πŸ”΅ Biru
  • 🟒 Hijau
  • 🟠 Oranye

3. Bentuk

Bentuk adalah wujud suatu benda.
Contoh bentuk:

  • Lingkaran ⚪
  • Segitiga πŸ”Ί
  • Persegi 🟦
  • Persegi panjang ▭

Kita dapat menemukan berbagai bentuk pada benda di sekitar kita.

4. Tekstur

Tekstur adalah sifat permukaan suatu benda yang dapat dirasakan dengan sentuhan.

Contoh:

  • Halus, seperti kaca.
  • Kasar, seperti kulit pohon.
  • Lembut, seperti kapas.
  • Keras, seperti batu.
Materi PKN:

🌳 1. Simbol Sila Ketiga

Sila ketiga Pancasila memiliki simbol pohon beringin.

Bunyi sila ketiga adalah:

“Persatuan Indonesia.”

Pohon beringin melambangkan tempat berteduh dan persatuan. Kita harus hidup rukun, saling menghargai, dan menjaga persatuan.

Contoh sikap sila ketiga:

  • Bermain bersama tanpa membeda-bedakan teman.
  • Saling membantu.
  • Hidup rukun dengan teman.
  • Menjaga persatuan dan kerukunan.

πŸ‚ 2. Simbol Sila Keempat

Sila keempat Pancasila memiliki simbol kepala banteng.

Bunyi sila keempat adalah:

“Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.”

Kepala banteng melambangkan kebersamaan dan kehidupan bermusyawarah.

Contoh sikap sila keempat:

  • Berdiskusi bersama.
  • Mendengarkan pendapat teman.
  • Menghargai pendapat orang lain.
  • Mengambil keputusan bersama.
  • Tidak memaksakan kehendak.
Video Pembelajaran: 

πŸ’«Evaluasi/Asesmen
LKPD SBdP

LKPD PKN

πŸ’«Kesimpulan 
Garis, warna, bentuk, dan tekstur merupakan unsur penting dalam seni rupa. Kita dapat menemukan unsur-unsur tersebut pada gambar, lukisan, kerajinan, dan berbagai benda di lingkungan sekitar.
Sila ketiga mengajarkan kita untuk menjaga persatuan dan hidup rukun.
Sila keempat mengajarkan kita untuk bermusyawarah dan menghargai pendapat orang lain

Selasa, 18 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026

 

Materi Ajar/ Selasa 18 Agustus 2026

 

HARI/TANGGAL: Selasa/ 18 Agustus 2026

GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

FASE/KELAS: A/ 1A

MAPEL: Bahasa Indonesia 

πŸ’«Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^

πŸ’«Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia
1. 2 Membaca dan memirsa

πŸ’« Tujuan Pembelajaran
Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar

πŸ’«Alur Tujuan Pembelajaran
  • Peserta didik mampu mengamati gambar tubuh manusia dan menyebutkan nama anggota tubuh yang ditunjukkan dengan benar.
  • Peserta didik mampu mengenali dan memahami kata sederhana seperti mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki melalui gambar atau kartu kata.
πŸ’«Materi Pokok
Pengenalan anggota tubuh dan Panca indra

πŸ’«Alokasi Waktu: 1x pertemuan

πŸ’«Model/Metode pembelajaranMindful Observation/Deep Learning

πŸ’«Media Pembelajaran: Video Pembelajaran, dan Gambar visual

πŸ’«Apersepsi

Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu "Dua Mata Saya" sambil menunjuk anggota tubuh.

Pertanyaan Pemantik (Penalaran Kritis) → Stimulus

  • Mengapa kita mempunyai dua mata?
  • Apa yang terjadi jika kita menutup mata?
  • Mengapa kita harus menjaga kebersihan anggota tubuh
πŸ’«Materi Bahasa Indonesia 

Mengenal Anggota Tubuh

Tubuh kita terdiri dari banyak anggota tubuh. Setiap anggota tubuh memiliki fungsi yang berbeda.

Beberapa anggota tubuh kita adalah:

  • Kepala → tempat mata, hidung, mulut, dan telinga.
  • Rambut → tumbuh di kepala dan melindungi kulit kepala.
  • Mata → digunakan untuk melihat.
  • Hidung → digunakan untuk mencium bau dan membantu bernapas.
  • Mulut → digunakan untuk 
  • Telinga → digunakan untuk mendengar.
  • Tangan → digunakan untuk memegang dan melakukan berbagai kegiatan.
  • Jari → membantu tangan memegang benda.
  • Kaki → digunakan untuk berdiri, berjalan, dan berlari.
Mengenal Pancaindra

Pancaindra adalah lima alat indra yang membantu kita mengenal keadaan di sekitar.

PancaindraBagian TubuhKegunaan
πŸ‘€ Indra penglihatanMata            Untuk melihat
πŸ‘‚ Indra pendengaranTelinga            Untuk mendengar
πŸ‘ƒ Indra penciumanHidung            Untuk mencium bau
πŸ‘… Indra pengecapLidah            Untuk merasakan rasa
✋ Indra perabaKulit            Untuk merasakan sentuhan

Video Pembelajaran: 

Gambar Visual:

πŸ’«Evaluasi/Asesmen
LKPD Bahasa Indonesia

πŸ’«Kesimpulan
Tubuh kita memiliki banyak anggota tubuh, seperti kepala, mata, hidung, mulut, telinga, tangan, dan kaki. Setiap anggota tubuh memiliki fungsi yang berbeda dan membantu kita melakukan kegiatan sehari-hari.
Ingat: Anggota tubuh dan pancaindra adalah anugerah dari Allah. Kita harus bersyukur, menjaga, dan menggunakannya dengan baik. 🌷

πŸ’«Refleksi

Jumat, 14 Agustus 2026

Jum'at, 14 Agustus 2026

 

Materi Ajar/ 14 Agustus 2026

 

Nama Guru: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

Hari/Tanggal: Jumat/ 14 - 08 - 2026

Fase/Kelas: A/ 1A

Mapel: Kokulikuler

Materi: Makanan khas daerah Lampung

Pertemuan ke: 4 (6 JP)


πŸ’«Apersepsi:             


Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan makanan sebagai pemberi neergi bagi tubuh kita yang sangat berarti di kehidupan kita.

πŸ’«CP     : Mengenal identitas budaya Lampung

πŸ’«TP     : Peserta didik dapat mengenal budaya Lampung.

πŸ’«ATP : 1. Peserta didik mengenal berbagai makanan khas Lampung melalui gambar, cerita, atau video sederhana.

2. Peserta didik menyebutkan nama makanan khas Lampung, seperti seruit, sekubal, gulai taboh, tempoyak, kemplang, dan keripik pisang.

3. Peserta didik mengenali ciri sederhana dari makanan khas Lampung berdasarkan gambar dan penjelasan guru.

πŸ’«Model / Metode      : Discovery Learning dan Tanya Jawab

πŸ’«Penjabaran Materi

Anak-anak sholih/sholihah mari kita simak video pembelajaran dibawah ini:


Lampung memiliki banyak budaya yang menarik. Salah satunya adalah makanan khas daerah. Makanan khas adalah makanan yang menjadi ciri suatu daerah. Makanan khas Lampung memiliki rasa dan bahan yang beragam.
Beberapa makanan khas Lampung antara lain:

1. Seruit
Seruit adalah makanan khas Lampung yang biasanya dibuat dari ikan. Ikan dapat dibakar atau digoreng, kemudian disajikan bersama sambal dan bahan pelengkap lainnya. Seruit sering dinikmati bersama-sama. Hal ini menunjukkan kebersamaan masyarakat Lampung.

2. Tempoyak
Tempoyak dibuat dari buah durian yang difermentasi. Tempoyak dapat digunakan sebagai bahan masakan atau sambal. Tempoyak memiliki rasa dan aroma yang khas.

3. Gulai Taboh
Gulai taboh adalah makanan khas Lampung berupa masakan berkuah santan. Gulai taboh dapat dibuat menggunakan bahan seperti ikan, kacang-kacangan, dan sayuran. Rasanya gurih dan lezat.

4. Engkak
Engkak adalah salah satu kue tradisional Lampung. Engkak memiliki tekstur yang lembut dan biasanya dibuat menggunakan bahan seperti tepung, telur, gula, dan santan.

πŸ’« Evaluasi (Soal post-test)
SOAL PILIHAN GANDA
Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Seruit adalah makanan khas dari daerah ....
A. Lampung
B. Bali
C. Papua

2. Bahan utama yang digunakan untuk membuat tempoyak adalah ....
A. Durian
B. Pisang
C. Jagung

3. Gulai taboh biasanya menggunakan ....
A. Santan
B. Cokelat
C. Sirup

4. Salah satu kue tradisional khas Lampung adalah ....
A. Engkak
B. Klepon
C. Bika Ambon

5. Mengenal makanan khas Lampung merupakan salah satu cara untuk ....
A. Melupakan budaya daerah
B. Mengenal dan menghargai budaya daerah
C. Tidak peduli dengan budaya

πŸ’«Kesimpulan 
Peserta didik mengenal berbagai makanan khas Lampung, seperti seruit, sekubal, gulai taboh, tempoyak, kemplang, dan keripik pisang. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat menyebutkan, mengenali, dan menghargai makanan khas Lampung sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Dengan mengenal makanan tradisional, peserta didik belajar mencintai dan melestarikan budaya Lampung sejak dini.

Kamis, 13 Agustus 2026

Kamis, 13 Agustus 2026

 

Materi Ajar/ Kamis 13 Agustus 2026

 


HARI/TANGGAL: Kamis/ 13 Agustus 2026

GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd.

FASE/KELAS: A/ 1A

MAPEL: Matematika

πŸ’«Kegiatan Awal (Sapaan)

Hallo, good morning ananda sholih sholihah 1.A . How's your feel today? semoga selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam belajar yaa Aamiin. Okay, Sebelum kita mulai pembelajaran hari ini, marilah kita membaca do'a, melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu yaa sholeh sholehah ^^


πŸ’«Capaian Pembelajaran MTK 

1.1. Bilangan

Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan bilangan.

πŸ’« Tujuan Pembelajaran
Menentukan nilai tempat bilangan.

πŸ’«Alur Tujuan Pembelajaran
Peserta didik menerapkan konsep nilai tempat dalam menyelesaikan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

πŸ’«Materi Pokok
Nilai tempat bilangan  sampai 20

πŸ’«Alokasi Waktu: 1x pertemuan

πŸ’«Model/Metode pembelajaran: Discovery Learning/Deep Learning

πŸ’«Media Pembelajaran: Stik Ice Cream  (Benda konkret), Video Pembelajaran, dan Gambar visual

πŸ’«Apersepsi
Guru mengajak peserta didik memperhatikan jumlah jari tangan mereka, kemudian menghitung bersama-sama sampai 20. 

Pertanyaan pemantik: (penalaran kritis) πŸ’£ Stimulus

·     Bagaimana cara kamu menghitung jari tangan agar tidak salah jumlah?

·     Mengapa kita perlu mengelompokkan benda agar lebih mudah dihitung?

Apa perbedaan cara menghitung satu per satu dengan mengelompokkan 10-10? 

πŸ’« Materi Matematika
Pengertian Nilai Tempat

Nilai tempat adalah nilai suatu angka berdasarkan posisinya dalam sebuah bilangan.

Pada bilangan sampai 20, terdapat:

  • Satuan: menunjukkan jumlah satuan.
  • Puluhan: menunjukkan kumpulan 10 satuan.

Contoh:
15 = 1 puluhan + 5 satuan

  • Angka 1 bernilai 10 karena berada di tempat puluhan.
  • Angka 5 bernilai 5 karena berada di tempat satuan.
  • Nilai Tempat dalam Kehidupan Sehari-hari

Nilai tempat dapat digunakan untuk memahami jumlah benda di sekitar kita.

Contoh 1: Pensil

Rani memiliki 13 pensil.

  • 1 puluhan = 10 pensil
  • 3 satuan = 3 pensil
  • Jadi, 13 pensil = 10 + 3 pensil.
Contoh 2: Permen

Budi memiliki 18 permen.

  • 1 puluhan = 10 permen
  • 8 satuan = 8 permen
  • Jadi, 18 permen = 10 + 8 permen.

Video Pembelajaran: 


Evaluasi/Assesment:
LKPD Matematika



πŸ’«Kesimpulan
Nilai tempat membantu kita memahami sebuah bilangan. Dalam bilangan sampai 20, angka dapat berada pada tempat puluhan atau satuan. Dengan memahami nilai tempat, kita dapat menyelesaikan masalah sederhana tentang jumlah benda dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi 
Daftar Hadir 13/8/2026
Hadir 15 siswa
Total 16 siswa
Malika Among Hanaya (s)

Kendala Pembelajaran:
Pada hari ini masih ada siswa yang membutuhkan bimbingan dalam memahami materi dan mengerjakan evaluasi.

Capaian pembelajaran hari ini: peserta didik dapat mengetahui dan menggunakan nilai tempat di kehidupan sehari- hari

Kamis, 20 Agustus 2026

  Materi Ajar/ Kamis 20 Agustus 2026   HARI/TANGGAL: Kamis/ 20 Agustus 2026 GURU KELAS: Mayang Arista, S. Pd & Hesty Nur Aviva, S. Pd. F...